Mendiktisaintek: USK Didorong Jadi Pusat Riset untuk Mengembangkan Potensi Aceh Xiaomi 18 Ultra Dikabarkan Bisa Meluncur Lebih Cepat pada Desember dengan Fokus pada Kamera DPD RI Mendorong Peran Masyarakat Adat dalam Tata Kelola Investasi di Teluk Bintuni Tiga WNI Dilaporkan Hilang di Selat Hormuz, Kemenko PM Koordinasi dengan K/L Apple Dilaporkan Akan Gunakan 3D Printing Berbahan Aluminium untuk iPhone dan Apple Watch Pemprov DKI Tutup Sementara Zona 4 TPST Bantargebang Pasca Longsor

Dunia

Menlu China Serukan Negara-negara Selatan Global untuk Mempertahankan Multilateralisme

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Wang Yi: Pentingnya Peran Negara-negara “Selatan Global” dalam Menjaga Multilateralisme

Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, menyampaikan ajakan kepada negara-negara yang termasuk dalam kategori “selatan global” agar bersama-sama menjaga dan memperkuat prinsip multilateralisme. Pernyataan ini menekankan peran kolektif negara-negara berkembang dalam mempertahankan sistem kerja sama internasional yang lebih inklusif.

Arti ajakan

Dalam seruan tersebut, Wang Yi menggarisbawahi pentingnya negara-negara selatan global untuk bersatu dalam menghadapi tantangan global. Ajakan ini mengimplikasikan kebutuhan akan dialog dan koordinasi antar-negara yang memiliki kepentingan serupa, sehingga suara dan kepentingan mereka dapat terdengar dalam berbagai forum internasional.

Multilateralisme sebagai landasan kerja sama

Multilateralisme umumnya dipahami sebagai mekanisme di mana negara-negara bertindak dan bernegosiasi melalui institusi serta aturan bersama, bukan secara sepihak. Dengan mendorong multilateralisme, Wang Yi menekankan nilai kerja sama berbasis aturan yang memungkinkan penyelesaian masalah lintas batas secara kolektif.

Peran negara-negara berkembang

Negara-negara yang termasuk dalam istilah “selatan global” sering kali menghadapi tantangan pembangunan, ketimpangan, dan kebutuhan untuk mendapatkan akses yang lebih adil ke peluang ekonomi dan politik internasional. Dalam konteks ajakan ini, diharapkan negara-negara tersebut dapat memainkan peran lebih aktif dalam menjaga stabilitas sistem global dan menuntut representasi yang lebih setara dalam pengambilan keputusan internasional.

Kesepakatan dan kepentingan bersama

Seruan untuk memperkuat multilateralisme juga mencerminkan kebutuhan akan platform bersama untuk mengatasi isu-isu bersama—mulai dari pembangunan ekonomi hingga masalah keamanan dan ketahanan. Dengan berkumpul di ruang multilater, negara-negara dapat mencari solusi yang saling menguntungkan dan melindungi kepentingan kolektif mereka.

Impak diplomatik

Ajakan tersebut menegaskan bahwa diplomasi lintas-negara dan solidaritas di antara negara-negara selatan global menjadi penting untuk mempertahankan keseimbangan dalam tata internasional. Pendekatan semacam ini diharapkan membantu memperkuat posisi tawar negara-negara berkembang dalam pembicaraan internasional.

Pandangan umum

Pernyataan Wang Yi merefleksikan dorongan untuk mempertahankan sistem global yang lebih terbuka dan kolaboratif, di mana kerja sama melalui institusi internasional dianggap krusial. Ajakan ini mengundang perhatian terhadap peran kolektif dan tanggung jawab bersama dalam menghadapi persoalan global yang kompleks.

Secara keseluruhan, seruan untuk menjaga multilateralisme dari menteri luar negeri China itu menonjolkan pentingnya koordinasi dan solidaritas antar-negara selatan global. Isu ini berkaitan dengan bagaimana negara-negara dapat memastikan kepentingan mereka terwakili dan dijaga dalam struktur kerja sama internasional yang ada saat ini.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tiga WNI Dilaporkan Hilang di Selat Hormuz, Kemenko PM Koordinasi dengan K/L

9 Maret 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News

Wang Yi: Masa Depan Hubungan China–Jepang Bergantung pada Sikap Tokyo

8 Maret 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News

China Siap Wujudkan Rencana Menjadi Aksi saat Menjadi Tuan Rumah APEC 2026

8 Maret 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News

Beijing: Negosiasi Pedoman Tata Perilaku Laut China Selatan dengan ASEAN Masuki Tahap Krusial

8 Maret 2026 - 15:00 WIB

ANTARA News

Militer Lebanon Laporkan 36 Permukiman di Selatan Lebanon Diserang Pesawat Tempur Israel

8 Maret 2026 - 11:00 WIB

ANTARA News
Trending di Dunia