Menperin Sebut Status Partner Country di INNOPROM sebagai Momen Penting
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menilai penetapan Indonesia sebagai Partner Country pada pameran INNOPROM merupakan kesempatan strategis bagi sektor industri nasional. Menurutnya, status tersebut memberi ruang bagi pelaku industri untuk menampilkan kemampuan, inovasi, dan keunggulan kompetitif di panggung internasional.
Penetapan sebagai Partner Country biasanya membuka peluang lebih besar untuk mempromosikan produk, teknologi, dan kapabilitas industri suatu negara. Dalam konteks ini, Menperin menekankan pentingnya pemanfaatan momentum tersebut oleh seluruh pihak terkait agar hasil partisipasi dapat memberikan manfaat nyata bagi perkembangan industri dalam negeri.
Fokus pada Daya Saing dan Pencitraan Industri
Agus Gumiwang menekankan bahwa partisipasi pada event berskala internasional seperti INNOPROM tidak semata-mata soal kehadiran, melainkan tentang bagaimana mempresentasikan kapabilitas industri secara meyakinkan. Penekanan pada daya saing industri mencakup aspek kualitas produk, kemampuan teknologi, serta kesiapan sumber daya manusia untuk menghadapi persaingan global.
Pemaparan yang terencana dan terkoordinasi dari pelaku industri dapat memperkuat citra industri nasional, sekaligus membuka jalur komunikasi dengan mitra potensial. Menperin memandang bahwa penyajian yang baik dapat memperbesar peluang kolaborasi dan pemahaman terhadap kekuatan yang dimiliki sektor industri Indonesia.
Kesempatan untuk Menunjukkan Inovasi
Selain aspek komersial, Menperin juga melihat pameran internasional sebagai arena untuk menonjolkan inovasi dan kemampuan adaptasi industri. Melalui platform seperti INNOPROM, produk dan solusi berbasis inovasi dapat lebih mudah mendapat perhatian pelaku pasar global dan pemangku kepentingan internasional.
Menperin mengingatkan bahwa menampilkan inovasi tidak hanya sekadar memperlihatkan produk, melainkan juga proses, teknologi pendukung, serta nilai tambah yang dihasilkan oleh rantai pasok industri dalam negeri.
Harapan dan Tanggung Jawab Bersama
Penetapan status Partner Country diharapkan menjadi pemicu agar berbagai elemen — pemerintah, pelaku usaha, dan institusi terkait — bekerja sama secara sinergis. Menperin menilai bahwa kerja kolektif diperlukan untuk memastikan bahwa kesempatan ini dimanfaatkan secara optimal.
Sikap proaktif dan persiapan matang menjadi kunci agar partisipasi tidak sekadar simbolis, tetapi menghasilkan dampak konkret bagi peningkatan ekspor, investasi, dan penguatan posisi industri Indonesia dalam peta persaingan global.
Langkah Selanjutnya
Menperin mendorong upaya komunikasi yang efektif, pemetaan keunggulan komparatif, serta penyusunan materi pameran yang mampu menggambarkan kekuatan industri nasional secara utuh. Dengan demikian, setiap elemen yang terlibat dapat menempatkan diri pada posisi yang paling mendukung tujuan bersama: memperlihatkan daya saing industri Indonesia kepada audiens internasional.
Kesimpulan
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita memandang penetapan Indonesia sebagai Partner Country pada INNOPROM sebagai momentum penting untuk memperlihatkan kemampuan industri nasional. Agar manfaatnya maksimal, diperlukan persiapan, koordinasi, dan penyajian yang menggambarkan kekuatan industri secara komprehensif.
Foto: ANTARA News






