BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Ekonomi

Menuju Lumbung Pangan Dunia: Tantangan dan Peluang Indonesia

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Menuju Lumbung Pangan Dunia: Tantangan dan Peluang Indonesia

Perhatian terhadap ketahanan pangan kembali mengemuka sebagai prioritas nasional. Menurut pandangan tokoh proklamator, urusan pangan menentukan hidup dan mati sebuah bangsa, sehingga upaya memperkuat pasokan dan ketersediaan pangan menjadi bagian penting dari strategi pembangunan jangka panjang.

Ambisi untuk menjadikan Indonesia sebagai “lumbung pangan dunia” menuntut langkah-langkah terencana yang mencakup berbagai aspek: peningkatan produktivitas pertanian, perbaikan infrastruktur distribusi, penguatan kelembagaan petani, serta kebijakan yang mendukung investasi berkelanjutan di sektor pertanian.

Produktivitas dan teknologi

Untuk meningkatkan produksi pangan, diperlukan adopsi teknologi yang tepat guna di lapangan. Modernisasi praktik budidaya, penyediaan benih unggul, manajemen hama terintegrasi, dan penggunaan irigasi yang efisien merupakan contoh pendekatan yang dapat meningkatkan hasil tanpa mengorbankan lingkungan. Di samping itu, transfer ilmu pengetahuan dan pelatihan kepada petani menjadi elemen penting agar teknologi dapat dimanfaatkan secara efektif.

Infrastruktur dan rantai pasokan

Peningkatan kapasitas penyimpanan, transportasi, dan fasilitas pengolahan menjadi kunci agar hasil panen tidak mudah rusak dan dapat mencapai pasar dengan biaya lebih rendah. Rantai pasokan yang efisien membantu menurunkan kehilangan pasca-panen dan memastikan distribusi pangan merata antara wilayah penghasil dan daerah konsumsi.

Kesejahteraan petani dan kelembagaan

Pemberdayaan petani melalui akses permodalan, asuransi panen, dan kelembagaan yang kuat dapat meningkatkan insentif bagi pelaku pertanian untuk berinvestasi pada usaha mereka. Peran kelompok tani, koperasi, serta kemitraan dengan sektor swasta dapat memperkuat posisi tawar petani dalam rantai nilai pangan.

Ketahanan terhadap perubahan iklim

Perubahan iklim menjadi faktor risiko yang tidak boleh diabaikan. Pemilihan varietas yang tahan kondisi ekstrem, manajemen air yang adaptif, serta praktik pertanian yang mempertahankan kesuburan tanah merupakan langkah-langkah yang perlu diintegrasikan dalam strategi ketahanan pangan jangka panjang.

Kebijakan dan sinergi antar-lintas sektor

Pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat harus bekerja sama untuk merumuskan kebijakan yang koheren antara sektor pertanian, perikanan, perdagangan, dan lingkungan. Kebijakan yang konsisten dan berorientasi jangka panjang akan mempercepat transformasi sektor pangan menuju kapasitas produksi yang lebih besar dan stabil.

Peran pasar internasional

Sebagai negara dengan potensi sumber daya alam luas, peluang untuk memperluas peran dalam pasar pangan global ada, namun perlu pendekatan yang menjaga keseimbangan antara kebutuhan domestik dan kesempatan ekspor. Menjaga ketersediaan pangan nasional tetap menjadi prioritas utama agar agenda ekspor tidak berdampak pada kecukupan pasokan untuk penduduk.

Penutup

Pada akhirnya, upaya mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia memerlukan kombinasi antara modernisasi produksi, penguatan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan petani, serta kebijakan yang berpihak pada ketahanan pangan. Dengan langkah terkoordinasi dan perhatian jangka panjang, target ini dapat menjadi arah strategi pembangunan yang memperkuat ketahanan nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran

13 Januari 2026 - 21:00 WIB

ANTARA News

Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit

13 Januari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Grab Indonesia Salurkan Rp100 Miliar untuk Program Kesejahteraan Mitra

13 Januari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News

Ombudsman RI Salurkan Manfaat Rp42 Miliar Lewat Tahap Resmon pada 2025

13 Januari 2026 - 17:30 WIB

ANTARA News

Bank Lampung Catat Laba Bersih Rp200 Miliar pada 2025

13 Januari 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi