Menlu AS Minta Warga Amerika Tinggalkan Iran dan Melarang Perjalanan ke Sana Polda Metro Jaya Tanggapi Kasus Mahasiswa yang Mencoret Hijab Polwan Pawai Ogoh-Ogoh Akan Meriahkan Perayaan Nyepi di Bundaran HI 19 Maret Menteri Trenggono Salurkan Beras Program SPHP untuk Nelayan di Lombok Timur Bursa: Perpaduan Sejarah dan Alam yang Menenangkan di Anatolia AHY Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Transportasi untuk Mudik

Dunia

Menyaksikan Ragam Suasana Liburan Nataru di Berbagai Negara

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Musim liburan Natal dan Tahun Baru membawa nuansa meriah yang berbeda-beda di setiap penjuru dunia. Laporan mengenai suasana Nataru di sejumlah negara memperlihatkan bagaimana tradisi, tata kota, dan kebiasaan lokal memengaruhi tampilan perayaan sehingga setiap tempat menawarkan pengalaman yang khas.

Kemeriahan yang beragam

Dalam berbagai kota, tampilan perayaan dapat berwujud dalam hiasan jalan, lampu yang dipasang di pusat-pusat keramaian, hingga aktivitas publik yang menarik perhatian warga dan wisatawan. Perbedaan iklim, budaya, dan kebiasaan masyarakat turut menentukan suasana yang tercipta, sehingga tontonan dan kegiatan yang berlangsung punya ciri khas masing-masing.

Satu contoh: Kairo

Salah satu kota yang mendapat sorotan adalah Kairo, Mesir. Di sana, suasana liburan terlihat melalui aktivitas yang mengisi ruang publik dan atmosfer kota yang berubah selama masa perayaan. Gambaran ini menjadi ilustrasi bagaimana kota-kota dengan latar budaya berbeda menyusun perayaan Nataru sesuai konteks lokal.

Ragam pengalaman bagi pengunjung

Bagi pelancong atau warga yang menyaksikan periode liburan di berbagai negara, yang tampak bukan hanya dekorasi visual tetapi juga interaksi sosial yang mewarnai hari-hari libur. Pasar musiman, pertunjukan jalanan, dan pertemuan masyarakat menjadi bagian dari pengalaman yang membuat setiap destinasi terasa unik.

Aspek umum yang muncul

Meskipun bentuk perayaan berbeda, beberapa elemen kerap muncul di banyak tempat: peningkatan kegiatan di kawasan pusat kota, hadirnya hiburan publik, serta kesempatan berkumpul bagi keluarga dan komunitas. Hal-hal tersebut menegaskan bahwa masa Nataru tak hanya soal ritual tertentu, melainkan juga soal kebersamaan dan suasana perayaan yang dapat dinikmati publik.

Peran visual dan suasana kota

Penataan kota selama musim liburan sering kali menjadi sorotan karena pengaruhnya terhadap pengalaman pengunjung. Pencahayaan, dekor, dan penataan fasilitas publik memberi kontribusi besar dalam menciptakan suasana yang menyenangkan sekaligus aman bagi warga yang beraktivitas di luar rumah.

Kesimpulan

Musim Natal dan Tahun Baru merupakan momen yang memperlihatkan kreativitas dan identitas lokal setiap negara. Dari pusat kota besar hingga kawasan komunitas, setiap lokasi menyuguhkan versi perayaan yang khas. Laporan suasana Nataru menekankan bahwa meski cara merayakan berbeda-beda, tujuan utamanya serupa: merayakan kebersamaan dan menambah keceriaan di akhir tahun.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menlu AS Minta Warga Amerika Tinggalkan Iran dan Melarang Perjalanan ke Sana

28 Februari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News

Afghanistan Dilaporkan Melancarkan Operasi Baru Terhadap Pangkalan Militer Pakistan

27 Februari 2026 - 21:00 WIB

ANTARA News

Ramadhan di New York: Kehangatan Kebersamaan Menyusuri Musim Dingin

27 Februari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS di Jenewa Berakhir Tanpa Kesepakatan

27 Februari 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News

Moskow Mendesak Penyelesaian Diplomatik atas Ketegangan Afghanistan-Pakistan

27 Februari 2026 - 16:30 WIB

ANTARA News
Trending di Dunia