Pemprov Jatim Siapkan 17 Rute Bus dan Dua Rute Kapal untuk Program Mudik Gratis Menlu AS Minta Warga Amerika Tinggalkan Iran dan Melarang Perjalanan ke Sana Polda Metro Jaya Tanggapi Kasus Mahasiswa yang Mencoret Hijab Polwan Pawai Ogoh-Ogoh Akan Meriahkan Perayaan Nyepi di Bundaran HI 19 Maret Menteri Trenggono Salurkan Beras Program SPHP untuk Nelayan di Lombok Timur Bursa: Perpaduan Sejarah dan Alam yang Menenangkan di Anatolia

Ekonomi

Meski Terkena Banjir, Bulog Karawang Tetap Serap 2.500 Ton Gabah per Hari pada Januari 2026

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Bulog Karawang Serap Gabah 2.500 Ton per Hari di Tengah Banjir

Perum Bulog Kantor Cabang Kabupaten Karawang, Jawa Barat, melaporkan aktivitas penyerapan gabah kering panen tetap berjalan sepanjang Januari 2026, yakni mencapai sekitar 2.500 ton per hari meskipun wilayah setempat dilanda banjir. Pernyataan ini disampaikan oleh pihak Bulog sebagai penjelasan mengenai kondisi pengadaan di awal tahun.

Operasi panen dan penyerapan

Menurut penjelasan kantor cabang tersebut, penyerapan gabah kering panen berlangsung selama Januari 2026 dengan jumlah harian yang relatif tinggi. Keterangan ini menegaskan bahwa proses pengumpulan bahan pangan pokok dilakukan meskipun terjadi gangguan lingkungan berupa banjir yang melanda sebagian wilayah Karawang.

Dinamika di lapangan

Adanya banjir bukan menghalangi upaya pengadaan, namun situasi lapangan tentu mempengaruhi pelaksanaan teknis. Bulog Cabang Karawang menyampaikan bahwa kegiatan serap gabah tetap berlangsung dengan skala yang disebutkan untuk menjaga pasokan dan fungsi stabilisasi pangan di tingkat daerah.

Peran Bulog cabang

Kantor cabang Bulog di Kabupaten Karawang menjadi ujung tombak pelaksanaan penyerapan gabah kering panen pada periode pelaporan tersebut. Pernyataan resmi dari pihak cabang memberikan gambaran bahwa lembaga ini aktif melakukan pengadaan komoditas beras di tengah tantangan cuaca dan banjir.

Implikasi terhadap pasokan

Penyerapan gabah dalam jumlah yang signifikan selama Januari 2026 membantu memastikan aliran komoditas padi dari petani menuju gudang dan rantai distribusi. Pernyataan Bulog Cabang Karawang menunjukkan upaya menjaga ketersediaan bahan pangan pokok walau terjadi bencana alam yang berpotensi mengganggu kegiatan produksi dan logistik.

Pentingnya pemantauan kondisi

Kondisi banjir mengharuskan pemantauan ketat terhadap mutu dan proses penanganan gabah kering panen. Meski begitu, pernyataan dari Bulog Cabang Kabupaten Karawang menegaskan bahwa aktivitas serap tetap dilakukan dengan jumlah harian yang dilaporkan.

Keterangan resmi sebagai sumber informasi

Informasi tentang penyerapan harian tersebut berasal langsung dari Perum Bulog Kantor Cabang Kabupaten Karawang. Pernyataan tersebut menjadi rujukan mengenai bagaimana lembaga pengelola cadangan pangan nasional melakukan tugasnya di tengah tantangan alam yang sedang terjadi di wilayah itu.

Gambar terkait laporan ini dapat dilihat pada sumber resmi berita yang menyertakan dokumentasi kegiatan di lapangan.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

AHY: Momentum Ramadan Tingkatkan Daya Beli dan Gerakkan Ekonomi Lokal

27 Februari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Patra Jasa Luncurkan Rangkaian Promo Menyambut Ramadan 1447 H

27 Februari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News

Harga Emas Jumat Pagi: UBS Rp3,083 Juta/gr, Galeri24 Rp3,065 Juta/gr

27 Februari 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

Bank Jambi Janji Ganti Rugi untuk Nasabah yang Terdampak Gangguan Layanan

26 Februari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News

Kemenperin Klarifikasi Isu Pemutusan Hubungan Kerja di Pabrik Mie Sedaap

26 Februari 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi