BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla Puncak Gelombang Kedua Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi Minggu Jalan Kayu Mas Utara di Pulogadung Amblas, Mobilitas Pengendara Terganggu Sejak Lebaran Kesepakatan Inggris-Prancis 2023 Dikaitkan dengan Peningkatan Kematian Migran di Selat Inggris Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

Politik

MPR: Nu Genap 100 Tahun, Diakui sebagai Pilar Persatuan dan Penjaga Republik

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

MPR Soroti Peran NU di Usia 100 Tahun

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) memiliki peran yang bersifat historis dan strategis dalam perjalanan bangsa Indonesia. Pernyataan itu disampaikan seiring peringatan usia organisasi keagamaan tersebut yang mencapai satu abad.

Pengakuan terhadap Kontribusi NU

Dalam pernyataannya, Ahmad Muzani menyebut NU sebagai salah satu pilar persatuan dan penjaga republik. Pengakuan ini menempatkan organisasi tersebut sebagai elemen penting dalam tatanan kenegaraan dan kehidupan bermasyarakat, menurut pandangan Ketua MPR.

Makna Sebagai Pilar Persatuan dan Penjaga Republik

Istilah “pilar persatuan” dan “penjaga republik” yang digunakan Muzani menggambarkan ekspektasi terhadap peran NU dalam memperkuat kesatuan nasional serta menjaga kelangsungan nilai-nilai kenegaraan. Pernyataan tersebut menegaskan posisi organisasi keagamaan itu dalam ranah yang lebih luas dari sekadar aktivitas keagamaan semata, yakni juga sebagai bagian dari struktur sosial-politik yang memberi kontribusi terhadap stabilitas nasional.

Harapan atas Peran Berkelanjutan

Muzani menekankan pentingnya kelanjutan peran NU seiring organisasi itu memasuki usia 100 tahun. Pernyataan itu mengandung harapan agar NU tetap aktif memberikan sumbangsih dalam menghadapi tantangan masa kini dan menjaga semangat persatuan di antara beragam komponen bangsa.

Posisi di Ruang Publik

Pernyataan Ketua MPR juga mencerminkan pengakuan publik terhadap posisi strategis NU dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebagai organisasi yang disebut memiliki peran historis dan strategis, NU digambarkan memiliki pengaruh yang relevan dalam proses-proses sosial dan politik yang menyentuh kepentingan umum.

Menuju Abad Kedua

Memasuki abad yang baru, pernyataan dari pemimpin lembaga negara ini menunjukkan perhatian institusi negara terhadap peran organisasi-organisasi sosial keagamaan dalam mempertahankan nilai kebangsaan dan konstitusi. Penegasan dari Muzani menjadi salah satu bentuk pengakuan resmi atas perjalanan dan kontribusi NU selama satu abad keberadaannya.

Catatan: Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani berkaitan dengan peringatan usia Nahdlatul Ulama yang mencapai 100 tahun.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Purbaya: Kebijakan WFH Telah Diputuskan dan Akan Segera Diumumkan

25 Maret 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

Fadli Zon: Tradisi Silaturahmi Idulfitri Sebagai Momentum Penguat Harmoni Sosial

22 Maret 2026 - 09:00 WIB

ANTARA News

Puan: Pertemuan Susulan dengan Presiden Insyaallah Dilaksanakan Secepatnya

21 Maret 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

Prabowo Serahkan Paket Sembako kepada Penyintas Bencana usai Salat Id di Aceh

21 Maret 2026 - 10:00 WIB

ANTARA News

Ringkasan Berita Kemarin: Pemangkasan Anggaran Kementerian dan Skema WFH Pemerintah

20 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News
Trending di Politik