Pameran Bunga Memadukan Flora dan Lampion Berukuran Hidup
Sebuah pameran bunga yang mengusung konsep visual unik menghadirkan delapan dekorasi lampion berbentuk kuda dengan ukuran setara hewan aslinya. Instalasi tersebut dipajang di Flower Dome di Gardens, menambah variasi tampilan dalam area yang selama ini dikenal karena koleksi tanaman dan lanskap yang ditata sedemikian rupa.
Delapan lampion kuda yang menjadi sorotan pameran dibuat sebagai elemen dekoratif utama. Meski berwujud lampion, ukuran yang dihadirkan setara dengan kuda sungguhan memberikan impresi dramatis dan menjadi titik fokus bagi tata letak ruang pameran. Penempatan ketegasan bentuk dan skala lampion-lampion ini berperan besar dalam membentuk suasana keseluruhan pameran.
Pengalaman Visual bagi Pengunjung
Bagi pengunjung, pameran menyajikan pengalaman gabungan antara keindahan bunga-bunga dan karya lampion yang menyita perhatian. Kontras antara unsur tradisional lampion dan latar tanaman yang rimbun menciptakan komposisi estetika yang berbeda dari pameran bunga konvensional. Walau lampion adalah obyek buatan, ukuran dan detailnya membuatnya tampak nyata saat dilihat dari dekat.
Pengaturan ruang di sekitar instalasi memungkinkan pengunjung bergerak dan mengamati instalasi dari berbagai sudut. Kombinasi warna, bentuk, dan dimensi lampion dengan koleksi flora di sekitarnya turut menentukan nuansa keseluruhan yang ingin disajikan oleh kurator pameran. Elemen-elemen ini saling melengkapi sehingga pengunjung menerima pengalaman visual yang terintegrasi.
Fokus pada Dekorasi dan Tata Ruang
Pameran lebih menonjolkan aspek dekoratif dan tata ruang. Lampion-lampion kuda dirancang sebagai bagian dari presentasi pameran, bukan sekadar ornamen tambahan. Keputusan menampilkan lampion dengan ukuran nyata menunjukkan perhatian terhadap skala dan dampak visual, yang bertujuan menarik perhatian sekaligus memberi titik fokus bagi keseluruhan penataan.
Selain lampion, pameran juga menempatkan tanaman dan elemen floral sebagai latar pendukung. Interaksi antara instalasi buatan manusia dan kehidupan tanaman menciptakan dinamika visual yang menjadi ciri khas tampilan tersebut. Penonton dapat mengamati bagaimana kedua unsur ini saling melengkapi dalam bingkai ruang yang telah disiapkan di Flower Dome.
Dokumentasi Visual
Salah satu foto yang merekam suasana pameran menampilkan lampion kuda berukuran asli di antara koleksi tanaman, menggambarkan bagaimana instalasi tersebut menyatu dengan lingkungan pameran. Foto tersebut tersedia sebagai dokumentasi visual dari penyelenggaraan pameran.
Pameran seperti ini menunjukkan pendekatan kreatif dalam menyajikan tema floral—menggabungkan seni instalasi dengan ragam tanaman untuk memperkaya pengalaman pengunjung. Penempatan delapan lampion kuda berukuran nyata menjadi elemen kunci yang memberikan karakter dan identitas pada pameran.
Penutup
Pameran di Flower Dome ini menawarkan cara berbeda untuk menikmati pameran bunga, melalui perpaduan antara karya lampion berskala besar dan lanskap floral. Bagi pengunjung yang mencari pengalaman estetika baru, instalasi lampion kuda berukuran asli menjadi daya tarik utama yang patut dicermati.
Foto: ANTARA News






