ALMAL Gandeng Wyndham Hotels & Resorts untuk Kelola ‘The One by ALMAL’ di Bali Nusa Dua Mendes Yandri Susanto: Koperasi Desa Sebagai Program Strategis Nasional Perlu Didukung Bersama Polres Cirebon Catat Peningkatan Arus Kendaraan di Pantura Jelang Puncak Mudik Pemerintah Susun Rencana Efisiensi untuk Pertahankan Defisit APBN di Bawah 3 Persen Potret Teheran Terkoyak: Menyusuri Jalanan yang Porak-poranda Mendiktisaintek Ajak Kampus Tingkatkan Inovasi dalam Daur Ulang Sampah

Metro

Pedagang Terompet dan Kembang Api di Pasar Gembrong Mengeluhkan Sepinya Pembeli

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Pasar Gembrong Sepi Pembeli

Sejumlah pedagang yang menjajakan terompet dan kembang api di Pasar Gembrong, Jatinegara, Jakarta Timur, mengeluhkan sepinya pembeli. Para penjual menyatakan kondisi tersebut terlihat di lapak-lapak yang biasanya menjual kebutuhan suara dan kembang api.

Foto yang tersebar memperlihatkan suasana di area tersebut, dengan beberapa kios yang menampilkan deretan produk seperti terompet warna-warni dan petasan. Meskipun barang dagangan terpajang rapi, arus pembeli yang datang ke kios terlihat berkurang.

Keluhan Pedagang

Para pedagang menyampaikan keluhan mengenai rendahnya minat pembeli pada hari-hari terakhir ini. Mereka mengamati sedikit pengunjung yang mampir untuk membeli terompet atau kembang api dibandingkan yang diharapkan.

Kondisi ini menjadi perhatian bagi beberapa penjual yang menggantungkan sebagian penghasilan mereka pada penjualan produk-produk tersebut. Meski demikian, belum ada keterangan resmi atau data terperinci mengenai jumlah penurunan pembeli dari pihak pasar atau pedagang.

Suasana dan Penataan Dagangan

Di banyak lapak, produk dipajang dengan susunan yang rapi untuk menarik perhatian calon pembeli. Terompet berwarna dan kemasan kembang api terlihat memenuhi rak, memberi kesan persediaan yang masih melimpah. Namun, keadaan sepi mengakibatkan suasana pasar di beberapa bagian tampak lengang.

Gambar yang beredar juga menjadi dokumentasi visual situasi di lokasi tersebut. Foto tersebut menampilkan nuansa pasar yang tidak seramai seperti yang mungkin diharapkan oleh pedagang.

Pandangan Umum

Sepinya pembeli di lapak terompet dan kembang api di Pasar Gembrong menjadi sorotan karena produk-produk ini biasanya menjadi pilihan pembeli pada momen-momen tertentu. Namun, informasi rinci mengenai alasan atau data perbandingan kunjungan konsumen tidak tersedia dalam keterangan yang disampaikan saat ini.

Sampai ada penjelasan lebih lanjut dari pihak terkait atau keterangan tambahan dari para pedagang, yang dapat disimpulkan adalah adanya keluhan tentang sepinya pembeli pada lapak-lapak yang menjual terompet dan kembang api di pasar tersebut.

Foto: Suasana di Pasar Gembrong yang memperlihatkan lapak terompet dan kembang api.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Puncak Arus Mudik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi 17–18 Maret

15 Maret 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Pemprov DKI Ingatkan Potensi Hujan saat Idul Fitri, Warga Diminta Waspada

15 Maret 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News

Arus di Pantura Cirebon Mulai Meningkat Jelang H-7 Lebaran

14 Maret 2026 - 10:00 WIB

ANTARA News

Pemprov DKI Tegaskan Komitmen Perkuat Perlindungan Anak dari Pengaruh Radikalisme

11 Maret 2026 - 11:00 WIB

ANTARA News

Pemprov DKI Tutup Sementara Zona 4 TPST Bantargebang Pasca Longsor

9 Maret 2026 - 10:00 WIB

ANTARA News
Trending di Metro