Polairud Polres Penajam Ajak Warga Bersama Cegah Pencemaran Sampah Ratusan Polantas Diterjunkan Amankan Lalu Lintas pada Puncak Perayaan Imlek Nasional China Catat Kualitas Udara Terbaik Sejak Awal Pemantauan pada 2025 Pemprov Jatim Siapkan 17 Rute Bus dan Dua Rute Kapal untuk Program Mudik Gratis Menlu AS Minta Warga Amerika Tinggalkan Iran dan Melarang Perjalanan ke Sana Polda Metro Jaya Tanggapi Kasus Mahasiswa yang Mencoret Hijab Polwan

Warta Bumi

Pemerintah Genjot Pembelian Logistik Bencana dari Provinsi Terdampak

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Pemerintah memperkuat strategi pengadaan logistik bencana dengan mengarahkan belanja kepada pemasok yang berada di provinsi-provinsi terdampak. Langkah ini mendapat perhatian dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang mendata penyaluran logistik nasional ke wilayah-wilayah terdampak.

Fokus pada pemanfaatan kapasitas lokal

Kebijakan untuk mengoptimalkan belanja logistik dari daerah terdampak menandai perubahan dalam pendekatan pengadaan bantuan bencana. Dengan memprioritaskan sumber daya di tingkat provinsi, pemerintah berharap mempermudah proses distribusi dan meminimalkan hambatan logistik yang biasa timbul ketika pasokan harus dikirim dari lokasi jauh.

Peran BNPB dalam pemantauan distribusi

BNPB mencatat dan memantau aliran logistik nasional menuju wilayah yang mengalami bencana. Data dan pemantauan tersebut menjadi salah satu dasar bagi koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan kebutuhan tahap tanggap darurat dapat terpenuhi secara terarah.

Koordinasi antar tingkat pemerintahan

Optimalisasi belanja logistik ini juga melibatkan sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Koordinasi dimaksud mencakup penentuan prioritas kebutuhan, ketersediaan barang, serta mekanisme penyaluran agar logistik yang diperlukan cepat sampai ke penerima manfaat di lapangan.

Manfaat dan tantangan

Pemanfaatan pemasok lokal berpotensi mempercepat respon dan memanfaatkan kapasitas usaha di daerah terdampak. Namun, implementasi pendekatan ini memerlukan pemetaan kebutuhan yang cermat, verifikasi kualitas barang, serta pengaturan anggaran dan prosedur pengadaan yang sesuai.

BNPB sebagai lembaga yang mendata penyaluran logistik menjadi titik penghubung penting dalam proses ini, karena informasi yang akurat membantu pengambilan keputusan terkait penempatan dan pemindahan sumber daya.

Langkah ke depan

Kebijakan optimasi belanja logistik dari provinsi terdampak merupakan bagian dari upaya memperbaiki tata kelola penanggulangan bencana. Pelaksanaan kebijakan tersebut dipantau melalui data distribusi yang dihimpun oleh BNPB sehingga alur bantuan dapat disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan.

Catatan: Informasi berdasarkan data dan pernyataan terkait kebijakan pengadaan logistik serta pendataan penyaluran oleh BNPB.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polairud Polres Penajam Ajak Warga Bersama Cegah Pencemaran Sampah

28 Februari 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

Pemerintah Tetapkan “Renduk” Rehab-Rekon sebagai Dasar Alokasi Anggaran Pascabencana di Sumatera

27 Februari 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Wamendagri: Sinkronisasi Antarlevel Kunci Hadapi Perubahan Iklim

25 Februari 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Penyintas di Pintu Rimba Mendesak Percepatan Pembukaan Jalan dan Pembangunan Huntap

21 Februari 2026 - 17:30 WIB

ANTARA News

BMKG Tetapkan Tujuh Kabupaten di Jawa Tengah Berstatus Siaga Karena Curah Hujan Tinggi

21 Februari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News
Trending di Warta Bumi