Polairud Polres Penajam Ajak Warga Bersama Cegah Pencemaran Sampah Ratusan Polantas Diterjunkan Amankan Lalu Lintas pada Puncak Perayaan Imlek Nasional China Catat Kualitas Udara Terbaik Sejak Awal Pemantauan pada 2025 Pemprov Jatim Siapkan 17 Rute Bus dan Dua Rute Kapal untuk Program Mudik Gratis Menlu AS Minta Warga Amerika Tinggalkan Iran dan Melarang Perjalanan ke Sana Polda Metro Jaya Tanggapi Kasus Mahasiswa yang Mencoret Hijab Polwan

Nusantara

Pemkot Malang Ringankan Biaya UKT bagi Mahasiswa Terdampak Bencana di Sumatera

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Pemkot Malang Beri Keringanan UKT untuk Mahasiswa Korban Bencana

Pemerintah Kota Malang memberikan bantuan berupa keringanan uang kuliah tunggal (UKT) bagi mahasiswa yang terdampak bencana di wilayah Sumatera. Kebijakan ini ditujukan untuk meringankan beban pendidikan para mahasiswa yang mengalami gangguan akibat kondisi darurat dan dampak bencana.

Fokus Bantuan

Bantuan yang disampaikan oleh Pemkot Malang berfokus pada keringanan biaya pendidikan, yakni UKT. Upaya ini adalah bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap kelangsungan studi para mahasiswa yang berada dalam situasi sulit akibat bencana. Dengan langkah tersebut, diharapkan mahasiswa yang terkena dampak dapat terus melanjutkan perkuliahan meskipun kondisi keluarga atau lingkungan rumahnya terganggu.

Siapa yang Menjadi Sasaran

Sasaran utama program ini adalah mahasiswa yang terdampak bencana di wilayah Sumatera. Keringanan diberikan untuk membantu mengurangi beban finansial yang timbul karena kondisi darurat dan gangguan kegiatan ekonomi atau rumah tangga yang sering mengikutinya. Program semacam ini biasanya difokuskan kepada pelajar yang masih menempuh studi agar pendidikan mereka tidak terhenti oleh faktor di luar kendali.

Alasan dan Tujuan

Kebijakan keringanan biaya UKT dimaksudkan untuk menjaga akses pendidikan bagi mahasiswa yang menghadapi kesulitan akibat bencana. Pendidikan sering kali menjadi salah satu sektor yang rentan saat terjadi bencana, sehingga intervensi berupa keringanan biaya bisa menjadi salah satu langkah cepat untuk mencegah putusnya studi. Secara umum, langkah ini mencerminkan perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan pelajar dan stabilitas proses pendidikan di masa penanganan bencana.

Dampak yang Diharapkan

Diharapkan bantuan keringanan ini membantu mahasiswa agar tidak menghentikan studi mereka, meskipun menghadapi kondisi pribadi atau keluarga yang terdampak. Keringanan UKT turut berperan dalam mengurangi tekanan finansial jangka pendek sehingga mahasiswa dapat lebih fokus pada pemulihan dan kelanjutan pendidikan. Selain itu, inisiatif semacam ini dapat menjadi contoh bagi upaya perlindungan sosial lain yang mendukung kesinambungan layanan publik di masa bencana.

Catatan Umum

Informasi yang disampaikan menekankan bentuk bantuan berupa keringanan UKT bagi mahasiswa terdampak bencana di wilayah Sumatera. Detail teknis terkait pelaksanaan, seperti mekanisme pendaftaran, besaran keringanan, dan durasi bantuan tidak tercantum di dalam uraian singkat ini. Para pihak terkait biasanya akan menyediakan informasi lebih lanjut melalui kanal resmi ketika kebijakan diimplementasikan lebih lanjut.

Gambar:

Ilustrasi bantuan pendidikan

Kebijakan keringanan biaya pendidikan merupakan salah satu langkah yang bisa membantu menjaga kesinambungan pendidikan bagi mahasiswa yang menghadapi dampak bencana. Upaya seperti ini menjadi bagian dari respons sosial yang melekat pada peran pemerintahan daerah dalam kondisi darurat.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemprov Jatim Siapkan 17 Rute Bus dan Dua Rute Kapal untuk Program Mudik Gratis

28 Februari 2026 - 11:30 WIB

ANTARA News

Menteri Trenggono Salurkan Beras Program SPHP untuk Nelayan di Lombok Timur

28 Februari 2026 - 08:30 WIB

ANTARA News

AHY Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Transportasi untuk Mudik

27 Februari 2026 - 21:30 WIB

ANTARA News

Pemprov Jabar Pastikan Ruas Jalan Provinsi Bebas Lubang Saat Mudik Lebaran 2026

27 Februari 2026 - 20:30 WIB

ANTARA News

Kemenhub dan CEO Maskapai Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Keselamatan Penerbangan

26 Februari 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News
Trending di Nusantara