Para peneliti di China telah membuat terobosan inovatif dengan berhasil mengembangkan tanaman yang mampu bercahaya secara alami. Mereka menggunakan teknik genetika dengan memasukkan fragmen gen dari organisme bercahaya, seperti kunang-kunang, ke dalam sel tanaman.
Teknologi dan Metode
Proses ini melibatkan manipulasi genetik, di mana gen penghasil cahaya dari kunang-kunang disisipkan ke dalam tanaman. Fragmen fragmen gen ini kemudian memungkinkan tanaman untuk memancarkan cahaya tanpa memerlukan sumber energi eksternal seperti listrik.
Inovasi ini bukan hanya menandai kemajuan dalam bidang bioteknologi tetapi juga membuka peluang penggunaan tanaman bercahaya untuk berbagai keperluan seperti penerangan yang ramah lingkungan dan dekoratif.
Manfaat dan Prospek Masa Depan
Pengembangan tanaman bercahaya ini berpotensi untuk mengurangi ketergantungan pada sumber energi konvensional yang seringkali berdampak negatif pada lingkungan. Selain itu, penerapan teknologinya di bidang pertanian dan hortikultura bisa menjadi dorongan besar untuk inovasi pertanian berkelanjutan.
Meskipun penelitian ini masih dalam tahap awal, hasil yang diperoleh menunjukkan prospek yang sangat menjanjikan bagi pengembangan tanaman dengan fungsi tambahan bercahaya yang bisa diaplikasikan secara luas.
Ilustrasi Penelitian
Gambar di bawah ini menunjukkan salah satu contoh tanaman yang telah berhasil dikembangkan dengan teknologi genetik bercahaya tersebut.

Foto: ANTARA News






