Polres Cirebon Catat Peningkatan Arus Kendaraan di Pantura Jelang Puncak Mudik Pemerintah Susun Rencana Efisiensi untuk Pertahankan Defisit APBN di Bawah 3 Persen Potret Teheran Terkoyak: Menyusuri Jalanan yang Porak-poranda Mendiktisaintek Ajak Kampus Tingkatkan Inovasi dalam Daur Ulang Sampah Pemprov Jateng Memberangkatkan Lebih dari 16 Ribu Peserta Mudik Gratis di TMII Serangan TPNPB di Kawasan Tambrauw-Grasberg Dinilai Mengganggu Stabilitas Sosial

Tekno

Peneliti China Kembangkan Tanaman Bercahaya dengan Gen Kunang-Kunang

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Para peneliti di China telah membuat terobosan inovatif dengan berhasil mengembangkan tanaman yang mampu bercahaya secara alami. Mereka menggunakan teknik genetika dengan memasukkan fragmen gen dari organisme bercahaya, seperti kunang-kunang, ke dalam sel tanaman.

Teknologi dan Metode

Proses ini melibatkan manipulasi genetik, di mana gen penghasil cahaya dari kunang-kunang disisipkan ke dalam tanaman. Fragmen fragmen gen ini kemudian memungkinkan tanaman untuk memancarkan cahaya tanpa memerlukan sumber energi eksternal seperti listrik.

Inovasi ini bukan hanya menandai kemajuan dalam bidang bioteknologi tetapi juga membuka peluang penggunaan tanaman bercahaya untuk berbagai keperluan seperti penerangan yang ramah lingkungan dan dekoratif.

Manfaat dan Prospek Masa Depan

Pengembangan tanaman bercahaya ini berpotensi untuk mengurangi ketergantungan pada sumber energi konvensional yang seringkali berdampak negatif pada lingkungan. Selain itu, penerapan teknologinya di bidang pertanian dan hortikultura bisa menjadi dorongan besar untuk inovasi pertanian berkelanjutan.

Meskipun penelitian ini masih dalam tahap awal, hasil yang diperoleh menunjukkan prospek yang sangat menjanjikan bagi pengembangan tanaman dengan fungsi tambahan bercahaya yang bisa diaplikasikan secara luas.

Ilustrasi Penelitian

Gambar di bawah ini menunjukkan salah satu contoh tanaman yang telah berhasil dikembangkan dengan teknologi genetik bercahaya tersebut.

Tanaman Bercahaya

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mendiktisaintek Ajak Kampus Tingkatkan Inovasi dalam Daur Ulang Sampah

16 Maret 2026 - 12:00 WIB

ANTARA News

Xiaomi 18 Ultra Dikabarkan Bisa Meluncur Lebih Cepat pada Desember dengan Fokus pada Kamera

9 Maret 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

Apple Dilaporkan Akan Gunakan 3D Printing Berbahan Aluminium untuk iPhone dan Apple Watch

9 Maret 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

MediaTek dan Starlink Pamer Integrasi Komunikasi Satelit pada Perangkat Seluler di MWC 2026

6 Maret 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News

Aplikasi Trading Crypto di Indonesia Menyongsong Era “Digital Maturity” 2026

6 Maret 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News
Trending di Tekno