IRGC Konfirmasi Peluncuran Gelombang Pertama Serangan Roket ke Israel Indonesia dan Mimpi Kolektif Negara D-8: Menopang Harap dari Posisi Menunggu BI: Kapasitas Penyaluran Kredit Masih Longgar, Didorong untuk Percepat Pertumbuhan Pengamat Dorong Tetap Dibukanya Opsi Transit Saat Diskon Tiket Pesawat untuk Mudik Toyota Perbarui Yaris dan Yaris Cross 2026 dengan Peningkatan Teknologi Kemendag: Kenaikan Harga Referensi CPO Dikaitkan dengan Permintaan India dan China

Ekonomi

Pengamat Dorong Tetap Dibukanya Opsi Transit Saat Diskon Tiket Pesawat untuk Mudik

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Pengamat Minta Opsi Transit Dipertahankan Saat Diskon Tiket Mudik

Jakarta — Pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Revy Petragradia, meminta agar maskapai dan regulator tetap menyediakan opsi penerbangan transit ketika ada program diskon tiket pesawat untuk mudik. Menurut Revy, menjaga ketersediaan rute transit penting untuk memberi pilihan kepada penumpang dan menjaga konektivitas antarwilayah.

Revy menekankan bahwa kebijakan diskon yang hanya fokus pada penerbangan langsung bisa membatasi opsi perjalanan bagi pelaku mudik yang membutuhkan pengaturan rute tertentu. Ia mengingatkan bahwa penumpang memiliki beragam kebutuhan — dari preferensi harga hingga keterbatasan waktu dan aksesibilitas — sehingga kehadiran jadwal transit menjadi bagian dari layanan yang dibutuhkan.

Dalam pandangannya, opsi transit bukan sekadar alternatif rute. Transit juga berperan menjaga perputaran penumpang di hub atau bandara pengumpul, serta membantu distribusi penumpang ke kota-kota yang tidak dilayani oleh penerbangan langsung. Oleh karena itu, Revy mendorong agar insentif harga tidak membuat opsi ini dihapus atau dikurangi secara signifikan selama periode promosi.

Revy juga mengingatkan pentingnya keterlibatan pemangku kepentingan dalam merancang program diskon tiket. Ia menyarankan agar regulator, maskapai, dan operator bandara mempertimbangkan dampak operasional dan layanan ketika menyusun skema potongan harga. Menurutnya, kebijakan yang mempertimbangkan variasi rute dan kebutuhan perjalanan akan lebih efektif dalam melayani masyarakat luas.

Selain aspek layanan, ada juga pertimbangan terkait kestabilan jaringan penerbangan. Revy memandang bahwa menjaga rute transit berkontribusi pada kelangsungan konektivitas jangka panjang antara kawasan, khususnya bagi wilayah yang mengandalkan penghubung untuk mengakses layanan transportasi udara. Penghapusan rute transit untuk alasan promosi jangka pendek, menurutnya, berisiko mengurangi opsi bagi calon penumpang di masa mendatang.

Rekomendasi Revy menyasar dua pihak utama: maskapai penerbangan dan regulator. Ia berharap maskapai tetap mengalokasikan kursi untuk perjalanan transit meskipun sedang menawarkan diskon, sementara regulator diminta memastikan program subsidi atau diskon tidak merusak struktur rute nasional. Pendekatan seperti ini, kata Revy, bisa menjaga keseimbangan antara penawaran harga menarik dan keberlanjutan layanan bagi masyarakat.

Pernyataan Revy muncul di tengah perhatian publik terhadap skema diskon tiket pesawat menjelang musim mudik. Diskusi soal bagaimana menjaga aksesibilitas, kenyamanan, dan keberlanjutan layanan transportasi udara menjadi penting ketika permintaan penumpang meningkat. Saran untuk mempertahankan opsi transit menjadi salah satu masukan yang layak dipertimbangkan dalam perumusan kebijakan dan penetapan strategi komersial oleh maskapai.

Dengan tetap memperhatikan variasi kebutuhan pelaku mudik, diharapkan kebijakan diskon tiket pesawat dapat mengakomodasi lebih banyak kelompok penumpang tanpa mengorbankan jaringan rute yang selama ini melayani konektivitas antarkota. Revy mengakhiri anjurannya dengan menekankan bahwa ketersediaan pilihan perjalanan adalah bagian dari pelayanan publik yang harus dijaga, terutama di masa-masa puncak arus penumpang.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BI: Kapasitas Penyaluran Kredit Masih Longgar, Didorong untuk Percepat Pertumbuhan

28 Februari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

Kemendag: Kenaikan Harga Referensi CPO Dikaitkan dengan Permintaan India dan China

28 Februari 2026 - 14:30 WIB

ANTARA News

AHY: Momentum Ramadan Tingkatkan Daya Beli dan Gerakkan Ekonomi Lokal

27 Februari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Patra Jasa Luncurkan Rangkaian Promo Menyambut Ramadan 1447 H

27 Februari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News

Harga Emas Jumat Pagi: UBS Rp3,083 Juta/gr, Galeri24 Rp3,065 Juta/gr

27 Februari 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi