Maman Abdurrahman Tegaskan Penjualan UMKM di Sumut dan Sumbar Kembali Normal Polda Jabar Musnahkan 4.599 Knalpot Bising untuk Tekan Polusi dan Jaga Ketertiban DPR dan Pemerintah Sepakati Percepatan Penyaluran Dana Tanggap Darurat untuk Sumatera KPK Perluas Penyelidikan terkait Pengondisian Impor Barang ‘KW’ Kemenkes: Praktik Puasa yang Tepat Dukung Ketahanan Mental di Era Modern Pengamat MTI: Arteri Pantura dan Pansela Bisa Jadi Alternatif Rute Mudik

Nusantara

Pengamat MTI: Arteri Pantura dan Pansela Bisa Jadi Alternatif Rute Mudik

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Arteri Pantura dan Pansela Dipandang Sebagai Pilihan Alternatif Mudik

Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat, Djoko Setijowarno, menyatakan bahwa jalan arteri Pantai Utara (Pantura) dan Pansela dapat dijadikan alternatif rute mudik. Pernyataan tersebut menyoroti potensi penggunaan jalur non-tol untuk membantu menyebarkan arus kendaraan pada masa puncak perjalanan pulang kampung.

Menurut Djoko, keberadaan beberapa pilihan rute di luar koridor tol bisa menjadi salah satu cara untuk mengurangi konsentrasi lalu lintas pada titik-titik tertentu. Dengan adanya alternatif, diharapkan beban pada jalur utama dapat terdistribusi lebih merata sehingga potensi kemacetan parah dapat diminimalkan.

Pertimbangan dalam Pemanfaatan Jalur Alternatif

Pemanfaatan arteri seperti Pantura dan Pansela sebagai jalur alternatif memerlukan perhatian terhadap sejumlah aspek agar efektif dan aman bagi pengguna. Faktor-faktor seperti kondisi jalan, penanda rute, fasilitas pendukung, serta pengaturan lalu lintas menjadi bagian penting yang harus diperhatikan oleh pemangku kepentingan.

Selain itu, informasi yang jelas kepada pemudik tentang pilihan rute dan kondisi perjalanan dapat membantu pengguna membuat keputusan yang tepat. Komunikasi yang terkoordinasi antar-instansi serta penyampaian data arus lalu lintas secara real time mampu meningkatkan efektivitas penggunaan jalur alternatif tersebut.

Manfaat Potensial bagi Perencanaan Mudik

Jika dikelola dengan baik, alternatif rute arteri dapat memberikan manfaat berupa pengurangan kepadatan pada jalur utama, pilihan perjalanan yang lebih beragam bagi pemudik, serta kemungkinan peningkatan keselamatan lalu lintas melalui sebaran kendaraan yang lebih merata. Pendekatan ini juga membuka ruang bagi perencanaan lalu lintas yang lebih fleksibel saat periode puncak mobilitas.

Djoko menempatkan perhatian pada gagasan bahwa keberagaman rute menjadi bagian dari upaya mengelola arus mudik secara menyeluruh. Pendekatan semacam ini menuntut sinergi antara pihak berwenang, pengelola jalan, dan pengguna jalan untuk mencapai tujuan bersama, yaitu perjalanan mudik yang lebih lancar dan aman.

Penutup

Pernyataan dari Dewan Penasihat MTI itu membuka diskusi mengenai peran jalur arteri non-tol dalam mengatasi tantangan mobilitas saat musim mudik. Penggunaan Pantura dan Pansela sebagai opsi alternatif menekankan kebutuhan akan perencanaan dan koordinasi yang matang, agar potensi manfaatnya dapat diwujudkan secara optimal bagi keselamatan dan kenyamanan pemudik.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

DPR dan Pemerintah Sepakati Percepatan Penyaluran Dana Tanggap Darurat untuk Sumatera

18 Februari 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News

Tim SAR Banyuwangi Evakuasi Pendaki yang Terjatuh dan Mengalami Patah Kaki di Gunung Rante

17 Februari 2026 - 20:30 WIB

ANTARA News

Menhub Dudy Purwagandhi: Pergerakan Angkutan Lebaran 2026 Berpotensi Melebihi Perkiraan Survei

17 Februari 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Imlek dan Ramadhan Berdekatan, Wali Kota Ambon Ajak Bangkitkan Kebersamaan

17 Februari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News

BGN Bali Lanjutkan Distribusi Paket Makan Bergizi Selama Bulan Puasa karena Mayoritas Siswa Beragama Hindu

17 Februari 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News
Trending di Nusantara