Dirut Bulog Pastikan Harga dan Persediaan Pangan Strategis di Semarang Aman Adebayo Dominasi, Heat Kalahkan Rockets 115-105 berkat Double-Double Baznas Selenggarakan Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan untuk Anak Jalanan di Ciputat, Tangsel Pertamina NRE Tegaskan Komitmen Kolaborasi Energi Bersih ASEAN pada Forum Investasi Filipina Otorita Pastikan Pembangunan IKN Beri Manfaat bagi Masyarakat Lokal Relaksasi Kredit BTN Dorong Pemulihan Nasabah Terdampak Banjir dan Longsor di Sumatra

Ekonomi

Pertamina NRE Tegaskan Komitmen Kolaborasi Energi Bersih ASEAN pada Forum Investasi Filipina

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Pertamina NRE Tegaskan Komitmen untuk Percepatan Energi Bersih di ASEAN

Makati (ANTARA) — Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menegaskan komitmennya untuk aktif mendorong kolaborasi di bidang energi bersih antarnegara anggota ASEAN dalam agenda Forum Investasi Filipina. Perusahaan menyampaikan tekadnya agar kerja sama regional menjadi pendorong utama percepatan transisi energi di kawasan.

Menjembatani kepentingan regional

Pertamina NRE memfokuskan upaya pada penguatan sinergi antarpemangku kepentingan, termasuk pelaku industri, investor, dan pembuat kebijakan. Dalam forum tersebut, perusahaan menyoroti pentingnya rancangan kerja sama yang saling melengkapi agar investasi dan teknologi dapat mengalir lebih efektif ke proyek-proyek energi bersih di kawasan ASEAN.

Pentingnya investasi dan kebijakan yang selaras

Di tengah kebutuhan untuk mempercepat dekarbonisasi, Pertamina NRE menekankan bahwa kombinasi antara ketersediaan modal, dukungan kebijakan, dan kemitraan teknis merupakan faktor kunci. Forum investasi menjadi platform untuk mengangkat isu-isu tersebut, serta menggagas mekanisme kolaborasi yang dapat memperkecil hambatan bagi realisasi proyek energi bersih.

Peran perusahaan negara dalam transisi energi

Sebagai bagian dari kelompok pelaku energi di kawasan, Pertamina NRE menunjukkan komitmen untuk mengambil peran aktif dalam inisiatif bersama yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan akses terhadap teknologi ramah lingkungan. Perusahaan mengajak pihak terkait untuk memperkuat koordinasi lintas batas sehingga manfaat transisi energi dapat dirasakan lebih merata.

Platform untuk dialog dan kerja sama

Forum Investasi Filipina disebut sebagai ruang strategis untuk membangun konsensus dan memperluas jaringan kerja sama. Pertamina NRE menggunakan kesempatan ini untuk mengomunikasikan visi kolaboratif dan membuka ruang bagi dialog yang konstruktif antara investor dan pembuat kebijakan mengenai prioritas pengembangan energi bersih di ASEAN.

Menjaga momentum transisi energi

Dalam paparan yang disampaikan di forum, perusahaan menegaskan perlunya menjaga momentum melalui langkah-langkah koordinatif yang pragmatis. Ini meliputi penyusunan kerangka kerja yang mendukung proyek-proyek energi terbarukan, kondisi investasi yang menarik, serta penyederhanaan proses yang mempercepat implementasi di lapangan.

Harapan terhadap sinergi regional

Pertamina NRE berharap kolaborasi yang diperkuat dapat menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pengembangan energi bersih di seluruh kawasan. Dengan saling berbagi sumber daya dan keahlian, tiap negara anggota ASEAN berpotensi meningkatkan ketahanan energi sekaligus mengurangi jejak karbon secara kolektif.

Kesimpulan

Komitmen Pertamina NRE di Forum Investasi Filipina menegaskan arah perusahaan dalam mendorong kerjasama regional untuk percepatan energi bersih. Upaya ini menekankan pentingnya investasi, kebijakan yang selaras, dan kemitraan lintas sektor sebagai fondasi bagi transformasi energi yang berkelanjutan di ASEAN.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dirut Bulog Pastikan Harga dan Persediaan Pangan Strategis di Semarang Aman

1 Maret 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

Relaksasi Kredit BTN Dorong Pemulihan Nasabah Terdampak Banjir dan Longsor di Sumatra

1 Maret 2026 - 12:00 WIB

ANTARA News

Harga Emas Awal Maret: UBS Rp3,123 Juta/gram, Galeri24 Rp3,092 Juta/gram

1 Maret 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News

Bapanas Tegaskan Penyaluran 242 Ribu Ton Jagung Pakan pada Maret

28 Februari 2026 - 21:30 WIB

ANTARA News

BI: Kapasitas Penyaluran Kredit Masih Longgar, Didorong untuk Percepat Pertumbuhan

28 Februari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi