Sulawesi Tenggara Terima Alokasi Tambahan 10.000 Hektar Cetak Sawah Baru Festival Sepak Bola Rakyat di Palu: Coaching Clinic untuk SSB Fasilitas Air Minum Siap Saji Akan Hadir di Jalur Sudirman-Thamrin Peran Bahasa dalam Menyatukan Budaya di Purwokerto Sabar dan Reza Bawa Indonesia Samakan Skor Melawan Thailand PT PAL dan IKI Bangun Kapal Pinisi untuk Penguatan Sektor Maritim Sulsel

Ekonomi

PIHPS Catat Harga Cabai Rawit Rp80.750/kg dan Telur Ayam Rp32.550/kg

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola oleh Bank Indonesia mencatat perkembangan harga beberapa komoditas pangan penting di pasar Indonesia. Berdasarkan data terbaru, harga cabai rawit segar mencapai Rp80.750 per kilogram, sementara harga telur ayam berada pada kisaran Rp32.550 per kilogram.

Harga Cabai Rawit

Cabai rawit merupakan salah satu komoditas yang kerap mengalami fluktuasi harga tinggi, terutama karena permintaan yang besar di kalangan konsumen dan faktor musiman. Harga cabai rawit pada periode ini tercatat sebesar Rp80.750 per kilogram menurut laporan PIHPS Nasional. Hal ini menunjukkan adanya dinamika pasar yang perlu diperhatikan oleh konsumen dan pelaku usaha pangan.

Harga Telur Ayam

Selain cabai rawit, harga telur ayam juga turut dipantau oleh PIHPS. Telur ayam sebagai sumber protein utama di masyarakat Indonesia tercatat harga sebesar Rp32.550 per kilogram. Pergerakan harga ini menjadi indikator kesehatan pasar pangan dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok yang penting bagi masyarakat.

Peran PIHPS dan Bank Indonesia

PIHPS Nasional yang dikelola oleh Bank Indonesia memiliki peran strategis dalam menyediakan informasi harga pangan secara akurat dan terkini. Data dari PIHPS membantu pemerintah, pelaku usaha, serta konsumen dalam mengambil keputusan terkait pasokan dan distribusi pangan agar kestabilan harga dapat terjaga.

Pantauan harga pangan secara rutin melalui PIHPS juga mendukung upaya pengendalian inflasi di sektor pangan dan menjaga kesejahteraan masyarakat, terutama di masa-masa yang rentan terjadi kenaikan harga mendadak.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PT PAL dan IKI Bangun Kapal Pinisi untuk Penguatan Sektor Maritim Sulsel

26 April 2026 - 16:02 WIB

ANTARA News

Ketua MPR RI Dukung Inisiatif Ekonomi Kreatif di Banyumas

26 April 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News

DPR Dorong Kebijakan Terpadu untuk Stabilitas Rupiah

25 April 2026 - 14:01 WIB

ANTARA News

Anggota DPR: Sinergi Antarprovinsi Penting untuk Perekonomian Sumatera

24 April 2026 - 12:47 WIB

ANTARA News

Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla

26 Maret 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi