BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla Puncak Gelombang Kedua Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi Minggu Jalan Kayu Mas Utara di Pulogadung Amblas, Mobilitas Pengendara Terganggu Sejak Lebaran Kesepakatan Inggris-Prancis 2023 Dikaitkan dengan Peningkatan Kematian Migran di Selat Inggris Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

Ekonomi

Prabowo Paparkan Strategi Pemerintah Untuk Menjaga Stabilitas Ekonomi Saat Bertemu Pebisnis AS

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Presiden Joko Widodo — maaf, koreksi: Presiden Prabowo Subianto — bertemu dengan pengusaha asal Amerika Serikat dan menyampaikan gambaran mengenai upaya pemerintah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional agar tetap stabil. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo memaparkan rangkaian strategi yang menjadi fokus kebijakan pemerintah untuk menghadapi tantangan ekonomi saat ini.

Penekanan pada stabilitas dan pertumbuhan

Menurut keterangan yang disampaikan, Presiden menekankan pentingnya kestabilan makroekonomi sebagai syarat utama bagi pertumbuhan berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa upaya pemerintah diarahkan pada penciptaan iklim usaha yang kondusif serta perlindungan terhadap sektor-sektor strategis agar dapat menyokong perekonomian nasional dalam jangka panjang.

Menarik investasi dan memperkuat ketahanan

Dalam pertemuan dengan para pebisnis AS, Prabowo menyoroti peran investasi asing dalam mendukung pembangunan dan penciptaan lapangan kerja. Pemerintah dinyatakan berkomitmen untuk terus mendorong masuknya modal yang produktif sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi melalui peningkatan kapasitas produksi dalam negeri dan pengembangan sektor-sektor prioritas.

Kebijakan yang berpijak pada kehati-hatian

Presiden juga memaparkan bahwa kebijakan fiskal dan moneter dijalankan dengan prinsip kehati-hatian untuk menekan volatilitas sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Langkah-langkah koordinatif antara otoritas terkait disebut penting agar kebijakan dapat berjalan sinergis dan efektif dalam meredam gejolak ekonomi global.

Keterbukaan dialog dengan dunia usaha

Pertemuan dengan perwakilan dunia usaha AS menunjukkan keterbukaan pemerintah untuk berdialog langsung dengan investor dan pelaku bisnis internasional. Prabowo menyampaikan kesiapan pemerintah untuk mendengar masukan dari sektor swasta serta memperbaiki kebijakan yang dianggap dapat memperlancar proses investasi dan operasional bisnis di Indonesia.

Fokus pada pembangunan jangka panjang

Diskusi tersebut turut menegaskan bahwa pemerintahan memprioritaskan pembangunan berkelanjutan dan pemerataan manfaat ekonomi. Pembangunan infrastruktur, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan penguatan ekosistem industri menjadi bagian dari upaya yang terus ditingkatkan agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya cepat, tetapi juga inklusif.

Gambaran yang dipaparkan Prabowo kepada pengusaha AS itu bertujuan untuk menumbuhkan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia, sekaligus menunjukkan arah kebijakan nasional yang mengedepankan stabilitas dan kesinambungan. Pertemuan ini menjadi salah satu wujud diplomasi ekonomi yang menghubungkan kebijakan domestik dengan peluang kerja sama internasional.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla

26 Maret 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News

Interactive Brokers Buka Fasilitas Transfer Portofolio Kripto untuk Menekan Biaya dan Memperluas Akses Pasar

26 Maret 2026 - 09:00 WIB

ANTARA News

Harga Emas Pegadaian Menguat, UBS Rp2,862 Juta/gr dan Galeri24 Rp2,849 Juta/gr

26 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

Rupiah Dapat Sentimen Positif dari Ekspektasi Gencatan Senjata AS–Iran

25 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Furniture China 2026: Edisi Bersejarah yang Menyambungkan Desain dan Peluang Bisnis

25 Maret 2026 - 10:00 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi