Polrestabes Bandung Dalami Kasus Kematian Siswa SMAN 5 Bandung di Cihampelas Puncak Arus Mudik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi 17–18 Maret KCNA Laporkan Sub‑Unit Artileri Jarak Jauh Korut Gelar Uji Coba Ultrapresisi 13 Penumpang Dievakuasi dari Kapal Rusak di Perairan Pulau Karang Beras Menteri Lingkungan Hidup Tegur Pengelola Terminal Kertonegoro karena Kebersihan Kurang Bahlil Dorong Penguatan Kerja Sama Energi di Kawasan Indo-Pasifik

Humaniora

PTPN IV PalmCo Hadirkan “Pondok Rangkul” untuk Memulihkan Korban Banjir

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Inisiatif untuk Pulihkan Trauma Pasca Banjir

Sub Holding PTPN III (Persero), melalui unitnya PTPN IV PalmCo, mengambil langkah untuk membantu pemulihan psikologis warga yang terdampak banjir lewat program bertajuk “Pondok Rangkul”. Program ini diperkenalkan sebagai bagian dari respons perusahaan terhadap dampak sosial yang ditimbulkan oleh bencana banjir.

Penamaan “Pondok Rangkul” menegaskan fokus pada pemulihan emosi dan dukungan kemanusiaan. Upaya semacam ini menempatkan aspek pemulihan mental di samping bantuan materiil, karena pengalaman menghadapi bencana sering membawa trauma yang memerlukan perhatian khusus agar masyarakat bisa kembali pulih secara menyeluruh.

Fokus dan Makna Program

Inisiatif tersebut diarahkan untuk memberikan ruang bagi warga yang terdampak untuk menerima pendampingan dan bantuan yang relevan dengan kebutuhan pemulihan psikologis. Pendekatan semacam ini penting untuk membantu masyarakat bangkit dari tekanan pascabencana dan memperkuat ketahanan sosial komunitas terdampak.

Pelaksanaan program oleh perusahaan BUMN menunjukkan peran serta sektor korporasi dalam respons bencana, tidak hanya dari sisi logistik dan bantuan material tetapi juga dalam aspek pemulihan jangka panjang. Hal ini mencerminkan kesadaran bahwa tanggung jawab terhadap korban bencana melibatkan berbagai dimensi, termasuk kesejahteraan mental.

Peran Komunitas dan Kepedulian Bersama

Keberadaan langkah yang berfokus pada trauma healing dapat membantu memulihkan rasa aman dan saling percaya di antara warga yang terdampak. Selain itu, program seperti ini mendorong keterlibatan berbagai pihak untuk bekerja sama dalam pemulihan pascabencana.

Upaya pemulihan mental menjadi bagian dari proses rekonstruksi sosial, di mana dukungan yang berkelanjutan dibutuhkan agar dampak psikologis tidak berlarut-larut. Keberlanjutan dan sinergi antara perusahaan, komunitas lokal, dan pemangku kepentingan lain kerap menjadi kunci efektifitas program pemulihan seperti ini.

Pesan Penutup

Inisiatif PTPN IV PalmCo lewat “Pondok Rangkul” menegaskan pentingnya pendekatan yang menyeluruh dalam menangani dampak bencana. Memulihkan kondisi fisik dan material saja tidak cukup; perhatian terhadap kondisi psikologis korban juga diperlukan agar proses pemulihan dapat berlangsung lebih tuntas dan berkelanjutan.

Dengan langkah tersebut, diharapkan ada peningkatan kesadaran mengenai kebutuhan pemulihan psikososial pada korban bencana dan terjalinnya kolaborasi yang lebih luas demi mendukung proses rehabilitasi komunitas terdampak.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Warga Binaan Lapas Perempuan Palu Produksi Kue Kering Menyambut Lebaran

15 Maret 2026 - 10:00 WIB

ANTARA News

Pemprov DKI Tetapkan 16 Objek Sebagai Cagar Budaya pada 2025

14 Maret 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News

Sumbar Ajukan Proposal Pusat Kebudayaan Ranah Minang Senilai Rp382 Miliar

14 Maret 2026 - 12:00 WIB

ANTARA News

Kemenhaj Perkuat Regulasi Haji Inklusif untuk Lansia dan Perempuan

14 Maret 2026 - 11:00 WIB

ANTARA News

Plan Indonesia Salurkan Bantuan Tunai MPCA untuk 3.400 Keluarga di Aceh

13 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora