Polres Cirebon Catat Peningkatan Arus Kendaraan di Pantura Jelang Puncak Mudik Pemerintah Susun Rencana Efisiensi untuk Pertahankan Defisit APBN di Bawah 3 Persen Potret Teheran Terkoyak: Menyusuri Jalanan yang Porak-poranda Mendiktisaintek Ajak Kampus Tingkatkan Inovasi dalam Daur Ulang Sampah Pemprov Jateng Memberangkatkan Lebih dari 16 Ribu Peserta Mudik Gratis di TMII Serangan TPNPB di Kawasan Tambrauw-Grasberg Dinilai Mengganggu Stabilitas Sosial

Humaniora

Puspaga: Dukungan Emosional Orang Tua Kian Memotivasi Anak Belajar

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Puspaga Tekankan Peran Dukungan Emosional Orang Tua

Psikolog dari Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kota Tangerang, Banten, Glori Telis Amanta menegaskan bahwa dukungan emosional orang tua memegang peranan penting sebagai penyemangat bagi anak dalam proses belajar. Menurutnya, perhatian dan dukungan yang konsisten dari keluarga membantu anak mempertahankan motivasi serta rasa percaya diri saat menghadapi tantangan sekolah.

Apa yang Dimaksud Dukungan Emosional?

Dukungan emosional yang dimaksud tidak selalu bersifat rumit atau formal. Bentuk-bentuk sederhana seperti memberi pujian atas usaha, mendengarkan keluh kesah anak, dan menunjukkan empati ketika mereka menghadapi kesulitan belajar dapat menjadi sumber semangat bagi anak. Glori menggarisbawahi pentingnya suasana rumah yang hangat dan komunikatif agar anak merasa aman untuk mengungkapkan perasaan dan kesulitan yang dialami saat belajar.

Pengaruh Lingkungan Keluarga terhadap Motivasi Belajar

Lingkungan keluarga menjadi konteks utama di mana anak mengembangkan sikap terhadap belajar. Saat orang tua menyediakan dukungan emosional, anak cenderung lebih terbuka menerima bimbingan, berani mencoba hal baru, dan tidak cepat menyerah ketika menemui hambatan akademis. Puspaga mendorong orang tua agar aktif menciptakan iklim rumah yang mendukung proses belajar tanpa menimbulkan tekanan berlebih.

Cara Sederhana Memperkuat Dukungan Emosional

Glori menyarankan beberapa langkah praktis yang dapat dilakukan orang tua untuk memperkuat dukungan emosional, antara lain menjadwalkan waktu berkualitas bersama anak, memberi ruang bagi anak untuk bercerita tentang pengalaman belajarnya, serta mengakui usaha anak meskipun hasilnya belum sempurna. Pendekatan yang hangat dan konsisten menghasilkan rasa aman yang mendorong anak lebih bersemangat dalam menuntut ilmu.

Peran Puspaga dalam Mendukung Keluarga

Sebagai bagian dari upaya mendukung keluarga, Puspaga hadir sebagai sumber informasi dan pembelajaran mengenai pola pengasuhan yang mendukung perkembangan anak. Layanan-layanan yang difokuskan pada peningkatan kompetensi orang tua dan komunikasi keluarga diharapkan membantu menciptakan kondisi emosional yang kondusif untuk proses belajar anak.

Kesimpulan

Intinya, dukungan emosional dari orang tua bukan hanya soal menyemangati sesaat, melainkan membentuk fondasi psikologis yang membuat anak lebih termotivasi, percaya diri, dan tahan terhadap tantangan belajar. Puspaga Kota Tangerang mengingatkan bahwa perhatian rutin dan komunikasi hangat di rumah menjadi kunci penting dalam meningkatkan minat dan semangat belajar anak.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Warga Binaan Lapas Perempuan Palu Produksi Kue Kering Menyambut Lebaran

15 Maret 2026 - 10:00 WIB

ANTARA News

Pemprov DKI Tetapkan 16 Objek Sebagai Cagar Budaya pada 2025

14 Maret 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News

Sumbar Ajukan Proposal Pusat Kebudayaan Ranah Minang Senilai Rp382 Miliar

14 Maret 2026 - 12:00 WIB

ANTARA News

Kemenhaj Perkuat Regulasi Haji Inklusif untuk Lansia dan Perempuan

14 Maret 2026 - 11:00 WIB

ANTARA News

Plan Indonesia Salurkan Bantuan Tunai MPCA untuk 3.400 Keluarga di Aceh

13 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora