Kodim 0108/Aceh Tenggara Bangun Jembatan Gantung Pasca-Banjir Bandang Pemda DIY Umumkan Penerapan Pendidikan Khas Kejogjaan di Seluruh Sekolah Kemenko Ekonomi: Kopdes Merah Putih Kunci Pengelolaan Energi Berbasis Komunitas Polda Maluku Gelar Sidang Komisi Kode Etik untuk Bripda Masias Siahaya yang Tewaskan Pelajar Kapolda Maluku Jenguk Korban Kekerasan yang Melibatkan Personel Brimob di Rumah Sakit RunSight: Wearable Untuk Membantu Penyandang Disabilitas Visual Berlari Secara Mandiri

Tekno

RunSight: Wearable Untuk Membantu Penyandang Disabilitas Visual Berlari Secara Mandiri

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Inovasi dari Kampus untuk Mobilitas Mandiri

Sejumlah mahasiswa dari Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Indonesia (UI) mengembangkan sebuah perangkat wearable bernama RunSight. Alat ini dirancang khusus untuk membantu individu dengan disabilitas visual agar dapat melakukan aktivitas berlari secara mandiri.

Tujuan dan gagasan utama

RunSight dibuat dengan tujuan menyediakan solusi yang memungkinkan penyandang disabilitas visual memiliki kemandirian lebih saat berolahraga. Ide ini lahir dari kebutuhan untuk membuka akses aktivitas fisik bagi kelompok yang selama ini kerap bergantung pada pendamping atau alat bantu tradisional.

Manfaat bagi pengguna

Perangkat wearable seperti RunSight diharapkan dapat meningkatkan mobilitas, kepercayaan diri, dan kesempatan berpartisipasi dalam kegiatan olahraga. Dengan adanya alat yang mengakomodasi kebutuhan khusus, para pengguna berpotensi merasakan kebebasan yang lebih besar dalam menentukan rute dan tempo lari tanpa selalu membutuhkan pendamping.

Peran mahasiswa dan lingkungan akademik

Pengembangan RunSight merupakan contoh pengaplikasian ilmu dan kreativitas dari lingkungan akademik untuk menjawab tantangan aksesibilitas. Proyek ini menunjukkan bagaimana mahasiswa dapat memanfaatkan pengetahuan teknis mereka untuk menciptakan solusi yang berorientasi pada kebutuhan sosial dan kesehatan masyarakat.

Peluang dan makna sosial

Inisiatif seperti RunSight memiliki nilai lebih dari sekadar teknologi; ia juga menjadi langkah menuju inklusi yang lebih luas dalam bidang olahraga dan aktivitas publik. Ketersediaan perangkat yang mendukung kemandirian dapat membuka ruang partisipasi yang lebih besar bagi penyandang disabilitas visual di komunitas dan fasilitas umum.

Penutup

RunSight merupakan bukti bahwa inovasi dari kalangan mahasiswa dapat berperan nyata dalam meningkatkan kualitas hidup. Dengan fokus pada kebutuhan khusus dan penerapan solusi wearable, proyek ini berpotensi menjadi salah satu kontribusi penting dalam upaya memperluas aksesibilitas kegiatan fisik bagi penyandang disabilitas visual.

Tim mahasiswa Fasilkom UI dengan perangkat RunSight

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Energi Terbarukan Jadi Kunci Pusat Data Hijau Nasional

17 Februari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News

Peluncuran Ponsel Meningkat di Awal 2026: Hal yang Perlu Diperhatikan Konsumen

15 Februari 2026 - 15:00 WIB

ANTARA News

Profesor Unpatti Dalami Kandungan Kimia Tanaman Lokal untuk Dikembangkan Jadi Obat

12 Februari 2026 - 16:30 WIB

ANTARA News

Google Perbarui Fitur Perlindungan Data Pribadi di Search

11 Februari 2026 - 12:30 WIB

ANTARA News

TRENDS Satukan Lebih dari 50 Sistem untuk Membangun Infrastruktur Produksi Siap AI

10 Februari 2026 - 09:00 WIB

ANTARA News
Trending di Tekno