Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada hari Senin mengungkapkan keprihatinannya terhadap terjadinya kembali bentrokan bersenjata di wilayah perbatasan antara Kamboja dan Thailand. Guterres menyerukan kedua negara agar menahan diri dan menghindari eskalasi konflik yang dapat memperburuk situasi keamanan di kawasan tersebut.
Bentrokan senjata di perbatasan antara Kamboja dan Thailand telah menjadi masalah yang berulang dan menimbulkan ketegangan di antara kedua negara serta dapat mengancam stabilitas regional. Guterres menekankan pentingnya dialog terbuka dan diplomasi sebagai jalan utama untuk menyelesaikan perselisihan tanpa harus menggunakan kekuatan militer.
Dalam pernyataannya, Sekjen PBB juga mengimbau komunitas internasional untuk mendukung usaha perdamaian dan memastikan bahwa kedua negara bertanggung jawab dalam menjaga perdamaian dan keamanan di perbatasan mereka.
Kedua negara diminta untuk menegakkan komitmen mereka terhadap perjanjian yang telah disepakati dan berupaya menyelesaikan perbedaan melalui jalur yang damai agar situasi di perbatasan tidak semakin memburuk.
Situasi yang stabil dan aman di perbatasan tidak hanya penting bagi Kamboja dan Thailand, tetapi juga berkontribusi pada kestabilan dan keamanan kawasan Asia Tenggara secara keseluruhan.
Foto: ANTARA News






