BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Humaniora

Semangat Siswa Terdampak Erupsi Gunung Semeru Belajar di Sekolah Darurat

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Semangat Anak-anak Lumajang Belajar di Sekolah Darurat Erupsi Gunung Semeru

Erupsi Gunung Semeru telah memberikan dampak besar bagi masyarakat di sekitarnya, terutama bagi anak-anak sekolah yang terdampak bencana tersebut. Meskipun harus menghadapi kondisi yang serba terbatas, para siswa tetap menunjukkan semangat yang tinggi dalam menjalani proses belajar mengajar di sekolah darurat.

Sekolah darurat ini didirikan di lokasi terdampak bencana di Lumajang sebagai upaya untuk memastikan proses pendidikan tetap berjalan meskipun fasilitas sekolah resmi mengalami kerusakan atau tidak dapat digunakan. Para guru dengan penuh dedikasi menyiapkan fasilitas sekolah berupa tenda-tenda sebagai ruang kelas sementara untuk kegiatan belajar.

Salah satu momen penting yang dilakukan di sekolah darurat ini adalah pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS). Persiapan tenda sebagai ruang ujian menjadi kegiatan yang krusial guna mendukung pelaksanaan penilaian yang berjalan lancar dan tertib.

Keberadaan sekolah darurat ini sangat berarti bagi siswa dan keluarga mereka, karena mampu memberikan rasa normalitas dan semangat baru di tengah situasi yang sulit pasca-erupsi. Anak-anak dapat melanjutkan pembelajaran mereka tanpa harus terputus dan tetap bisa menyelesaikan kewajiban akademik seperti siswa lain pada umumnya.

Kondisi ini menggambarkan betapa pentingnya pendidikan sebagai bagian dari pemulihan bencana, dan dukungan dari guru serta berbagai pihak sangat menentukan keberlangsungan belajar anak-anak di tengah keadaan darurat.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mendukbangga: Program Makan Bergizi Berperan Turunkan Stunting di Jawa Barat

12 Januari 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Dosen Sekolah Vokasi Undip Anggun Puspitarini Siswanto Raih Penghargaan dari Kampus di Jerman

12 Januari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News

Menteri PPPA Sampaikan Dukacita atas Meninggalnya Ibu dan Balita di Kebumen

11 Januari 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News

Makam Kerajaan Ungkap Koleksi Satwa Langka Tertua di China

11 Januari 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

Situbondo Bersiap Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-35: Serangkaian Persiapan Dilakukan

11 Januari 2026 - 12:00 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora