Sulawesi Tenggara Terima Alokasi Tambahan 10.000 Hektar Cetak Sawah Baru Festival Sepak Bola Rakyat di Palu: Coaching Clinic untuk SSB Fasilitas Air Minum Siap Saji Akan Hadir di Jalur Sudirman-Thamrin Peran Bahasa dalam Menyatukan Budaya di Purwokerto Sabar dan Reza Bawa Indonesia Samakan Skor Melawan Thailand PT PAL dan IKI Bangun Kapal Pinisi untuk Penguatan Sektor Maritim Sulsel

Humaniora

Semangat Siswa Terdampak Erupsi Gunung Semeru Belajar di Sekolah Darurat

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Semangat Anak-anak Lumajang Belajar di Sekolah Darurat Erupsi Gunung Semeru

Erupsi Gunung Semeru telah memberikan dampak besar bagi masyarakat di sekitarnya, terutama bagi anak-anak sekolah yang terdampak bencana tersebut. Meskipun harus menghadapi kondisi yang serba terbatas, para siswa tetap menunjukkan semangat yang tinggi dalam menjalani proses belajar mengajar di sekolah darurat.

Sekolah darurat ini didirikan di lokasi terdampak bencana di Lumajang sebagai upaya untuk memastikan proses pendidikan tetap berjalan meskipun fasilitas sekolah resmi mengalami kerusakan atau tidak dapat digunakan. Para guru dengan penuh dedikasi menyiapkan fasilitas sekolah berupa tenda-tenda sebagai ruang kelas sementara untuk kegiatan belajar.

Salah satu momen penting yang dilakukan di sekolah darurat ini adalah pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS). Persiapan tenda sebagai ruang ujian menjadi kegiatan yang krusial guna mendukung pelaksanaan penilaian yang berjalan lancar dan tertib.

Keberadaan sekolah darurat ini sangat berarti bagi siswa dan keluarga mereka, karena mampu memberikan rasa normalitas dan semangat baru di tengah situasi yang sulit pasca-erupsi. Anak-anak dapat melanjutkan pembelajaran mereka tanpa harus terputus dan tetap bisa menyelesaikan kewajiban akademik seperti siswa lain pada umumnya.

Kondisi ini menggambarkan betapa pentingnya pendidikan sebagai bagian dari pemulihan bencana, dan dukungan dari guru serta berbagai pihak sangat menentukan keberlangsungan belajar anak-anak di tengah keadaan darurat.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Peran Bahasa dalam Menyatukan Budaya di Purwokerto

27 April 2026 - 10:01 WIB

ANTARA News

Program Makan Bergizi Gratis Kini Menjangkau Lansia dan Penyandang Disabilitas

24 Maret 2026 - 09:00 WIB

ANTARA News

Makna Hari Raya dalam Memperkuat Fungsi Keluarga

23 Maret 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Lebaran dan Kewajiban untuk Bahagia: Antara Tradisi dan Harapan

23 Maret 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

Kemnaker Hapus Batasan Tahun Kelulusan untuk Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1

22 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora