MediaTek dan Starlink Pamer Integrasi Komunikasi Satelit pada Perangkat Seluler di MWC 2026 Fadli Zon: Venice Biennale sebagai Sarana Promosi Budaya Indonesia di Kancah Dunia Diplomasi Proaktif Indonesia Meredam Eskalasi Konflik di Timur Tengah Aplikasi Trading Crypto di Indonesia Menyongsong Era “Digital Maturity” 2026 Tanpa Stephen Curry, Warriors Raih Kemenangan Tipis atas Rockets di Overtime Wendell Carter Jr Bawa Orlando Magic Kalahkan Dallas Mavericks Lewat Dunk Penentu

Humaniora

Semangat Siswa Terdampak Erupsi Gunung Semeru Belajar di Sekolah Darurat

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Semangat Anak-anak Lumajang Belajar di Sekolah Darurat Erupsi Gunung Semeru

Erupsi Gunung Semeru telah memberikan dampak besar bagi masyarakat di sekitarnya, terutama bagi anak-anak sekolah yang terdampak bencana tersebut. Meskipun harus menghadapi kondisi yang serba terbatas, para siswa tetap menunjukkan semangat yang tinggi dalam menjalani proses belajar mengajar di sekolah darurat.

Sekolah darurat ini didirikan di lokasi terdampak bencana di Lumajang sebagai upaya untuk memastikan proses pendidikan tetap berjalan meskipun fasilitas sekolah resmi mengalami kerusakan atau tidak dapat digunakan. Para guru dengan penuh dedikasi menyiapkan fasilitas sekolah berupa tenda-tenda sebagai ruang kelas sementara untuk kegiatan belajar.

Salah satu momen penting yang dilakukan di sekolah darurat ini adalah pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS). Persiapan tenda sebagai ruang ujian menjadi kegiatan yang krusial guna mendukung pelaksanaan penilaian yang berjalan lancar dan tertib.

Keberadaan sekolah darurat ini sangat berarti bagi siswa dan keluarga mereka, karena mampu memberikan rasa normalitas dan semangat baru di tengah situasi yang sulit pasca-erupsi. Anak-anak dapat melanjutkan pembelajaran mereka tanpa harus terputus dan tetap bisa menyelesaikan kewajiban akademik seperti siswa lain pada umumnya.

Kondisi ini menggambarkan betapa pentingnya pendidikan sebagai bagian dari pemulihan bencana, dan dukungan dari guru serta berbagai pihak sangat menentukan keberlangsungan belajar anak-anak di tengah keadaan darurat.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Fadli Zon: Venice Biennale sebagai Sarana Promosi Budaya Indonesia di Kancah Dunia

6 Maret 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News

Wamen Christina Aryani Lepas 29 Perawat Pekerja Migran Menuju Jerman

5 Maret 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News

Skripsi, Tesis, Disertasi di Era AI: Menguji Kedalaman dan Keaslian Ilmu

4 Maret 2026 - 13:01 WIB

ANTARA News

Program Operasi Gratis Digeber untuk Menekan Kasus Bibir Sumbing di Indonesia

4 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

Kemendikdasmen Berikan Tunjangan Khusus Rp6 Juta untuk Guru Terdampak Bencana

3 Maret 2026 - 17:30 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora