Setiap daerah di Indonesia memiliki warisan kuliner yang menjadi bagian identitasnya. Di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, salah satu penganan tradisional yang masih bertahan hingga kini adalah Serabi Kalibeluk. Menurut liputan Antara, serabi ini dikenal sebagai bagian dari tradisi kuliner setempat dan memiliki jejak sejarah yang panjang, bahkan disebut bertahan sejak zaman Mataram Islam.
Warisan kuliner yang bertahan lama
Keberadaan Serabi Kalibeluk yang bertahan dari masa lampau hingga sekarang menunjukkan bagaimana makanan tradisional bisa menjadi penanda budaya dan kontinuitas sejarah lokal. Liputan sumber menegaskan bahwa serabi ini bukan sekadar makanan, melainkan bagian dari tradisi yang terus dilestarikan di komunitas Batang.
Peran masyarakat dan penjual lokal
Dalam foto yang menyertai laporan, terlihat pedagang Serabi Kalibeluk yang masih aktif menjajakan penganan tersebut. Kehadiran para penjual lokal seperti ini menjadi salah satu unsur penting yang menjaga agar tradisi kuliner tidak punah. Penjual-penjual tersebut memudahkan akses masyarakat dan pengunjung untuk menikmati serabi, sehingga pengalaman kuliner tradisional tetap hidup dalam kegiatan sehari-hari.
Nilai sejarah dan budaya
Disebutkannya kaitan Serabi Kalibeluk dengan era Mataram Islam menempatkan penganan ini dalam konteks sejarah yang lebih luas. Makanan tradisional sering mencerminkan proses sosial, budaya, dan ekonomi yang berlangsung lintas generasi. Dalam hal ini, Serabi Kalibeluk menjadi simbol continuity, yang mengingatkan penduduk setempat pada akar sejarah dan identitas kolektif mereka.
Pelestarian kuliner lokal
Pelestarian makanan tradisional seperti Serabi Kalibeluk memerlukan minat dari berbagai pihak — termasuk masyarakat setempat, generasi muda, dan pelaku usaha mikro yang menjaga praktik pembuatan serta penyajiannya. Liputan sumber memberi gambaran bagaimana tradisi ini tetap hidup melalui praktik sehari-hari dan keterlibatan penjual lokal.
Mengingat peran makanan tradisional dalam menjaga identitas daerah, upaya untuk mendokumentasikan dan mengangkat kembali kuliner seperti Serabi Kalibeluk dapat membantu mengenalkan warisan ini kepada khalayak lebih luas tanpa menghilangkan nilai keasliannya.
Penutup
Serabi Kalibeluk di Kabupaten Batang merupakan contoh bagaimana sebuah penganan tradisional mampu bertahan melewati zaman dan tetap relevan dalam kehidupan komunitas lokal. Liputan Antara yang mengangkat kisah serabi ini menggarisbawahi pentingnya peran masyarakat dan pelaku lokal dalam menjaga warisan kuliner agar terus hidup bagi generasi berikutnya.
Foto: ANTARA News






