Bogor Tertibkan 63 Billboard Sepanjang 2025, Kota Dinilai ‘Bebas Sampah Visual’ Iran Nyatakan Siap Mengurangi Pengayaan Uranium Secara Bersyarat Pemerintah Matangkan Program MBG untuk Lansia, Fokus pada Usia 75 Tahun ke Atas Danantara Perkuat Persiapan Proyek Bioetanol di PG Glenmore, Jawa Timur Pemkot Semarang Tekankan Pengelolaan Sampah Harus Libatkan Lintas OPD Simulasi Al-Quran Bahasa Isyarat dari Indonesia Menarik Perhatian Pengunjung di Mesir

Dunia

Sistem Pemeriksaan Perbatasan China–Vietnam Tingkatkan Efisiensi Logistik Sejak Awal 2026

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Sistem baru perbatasan mulai dirasakan pelaku logistik

Sejak awal 2026, pelaku usaha di sektor logistik yang beroperasi antara China dan Vietnam mulai merasakan manfaat dari penerapan sistem pemeriksaan perbatasan baru. Langkah ini dinilai membantu memperlancar alur barang lintas negara dan mendorong efisiensi operasional bagi perusahaan yang bergantung pada rute perdagangan darat antara kedua negara.

Fokus pada percepatan proses dan pengurangan hambatan

Sistem pemeriksaan yang mulai diberlakukan pada periode tersebut dirancang untuk memodernisasi tata kelola pemeriksaan di titik-titik perbatasan. Dampak yang dilaporkan mencakup percepatan proses pemeriksaan dan berkurangnya waktu tunggu bagi kendaraan angkutan barang. Bagi pelaku logistik, perubahan ini berarti jadwal pengiriman menjadi lebih terprediksi dan operasi lapangan dapat berjalan lebih efisien.

Manfaat langsung bagi rantai pasok

Para pihak yang terlibat dalam pengiriman barang merasakan perbaikan dalam alur kerja mulai dari proses pemeriksaan sampai alur kelengkapan dokumen. Dengan alur pemeriksaan yang lebih tertata, kegiatan bongkar muat dan pengiriman berpotensi berlangsung tanpa gangguan berkepanjangan, sehingga memperkecil risiko keterlambatan yang memengaruhi rantai pasok.

Implikasi terhadap hubungan perdagangan bilateral

Peningkatan efisiensi di perbatasan juga berimplikasi pada hubungan perdagangan antara China dan Vietnam. Prosedur yang lebih lancar memungkinkan arus barang dan jasa menjadi lebih stabil, yang pada gilirannya mendukung konektivitas ekonomi di kawasan perbatasan. Sistem pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama teknis di sektor perbatasan yang berkaitan langsung dengan perdagangan dan logistik.

Respons pelaku usaha dan harapan ke depan

Pelaku usaha logistik menyambut baik penerapan sistem ini karena memberikan kepastian operasional yang lebih besar. Meski demikian, penyesuaian terhadap prosedur baru memerlukan koordinasi antara otoritas dan operator di lapangan agar manfaat dapat dirasakan secara merata. Ke depan, diharapkan implementasi sistem ini terus disempurnakan sehingga dapat mendukung kelancaran arus barang dalam jangka panjang.

Kesimpulan
Penerapan sistem pemeriksaan perbatasan antara China dan Vietnam yang mulai dirasakan sejak awal 2026 memberi sinyal positif bagi pelaku logistik. Dengan terciptanya proses pemeriksaan yang lebih efisien, diharapkan aktivitas perdagangan lintas perbatasan dapat berlangsung dengan lebih lancar dan dapat mendukung stabilitas rantai pasok di kawasan.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Iran Nyatakan Siap Mengurangi Pengayaan Uranium Secara Bersyarat

3 Februari 2026 - 21:00 WIB

ANTARA News

Kendala Teknis Menghambat Masuk Anggota Komite Administratif Gaza Melalui Rafah

2 Februari 2026 - 15:30 WIB

ANTARA News

Pemerintah RI Prihatin atas Serangan di Gaza, Akan Bawa ke Dewan Perdamaian

2 Februari 2026 - 11:00 WIB

ANTARA News

Jerman Kecam Keputusan Iran Menetapkan Militer Uni Eropa sebagai Organisasi Teroris

2 Februari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News

China Tetapkan Target 28 Juta Fasilitas Pengisian Daya hingga 2027

1 Februari 2026 - 10:00 WIB

ANTARA News
Trending di Dunia