Dalam upaya memulihkan kondisi infrastruktur pascabencana di Sumatera, Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama relawan dan Kementerian Pekerjaan Umum mempercepat proses perbaikan sejumlah jembatan yang mengalami kerusakan. Fokus utama saat ini adalah memperbaiki 35 jembatan di wilayah yang terdampak bencana, guna memastikan konektivitas dan akses masyarakat kembali normal.
Kerusakan pada infrastruktur vital seperti jembatan menjadi kendala serius bagi aktivitas sosial dan ekonomi di daerah terdampak, sehingga peran TNI dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat sangat penting dalam upaya percepatan proses rehabilitasi ini. Selain memperbaiki struktur jembatan yang rusak, pengerjaan juga meliputi pemulihan akses jalan agar transportasi dapat berjalan lancar kembali.
Sinergi antara TNI, relawan, dan Kementerian Pekerjaan Umum ini menunjukkan komitmen bersama untuk menangani dampak bencana secara cepat dan efektif. Langkah perbaikan yang dilakukan tidak hanya bersifat darurat, tapi juga menjaga kualitas konstruksi sehingga dapat tahan lama menghadapi kondisi alam yang mungkin kembali menantang.
Perbaikan jembatan di Sumatera merupakan bagian dari program respons bencana yang dirancang untuk meminimalisasi gangguan terhadap aktivitas masyarakat dan perekonomian lokal. Dengan alur kerja yang terpusat dan didukung oleh berbagai pihak terkait, diharapkan seluruh infrastruktur vital bisa kembali berfungsi dengan baik dalam waktu dekat.
Foto: ANTARA News






