BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla Puncak Gelombang Kedua Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi Minggu Jalan Kayu Mas Utara di Pulogadung Amblas, Mobilitas Pengendara Terganggu Sejak Lebaran Kesepakatan Inggris-Prancis 2023 Dikaitkan dengan Peningkatan Kematian Migran di Selat Inggris Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

Warta Bumi

Undip Kirim Tim Relawan Kedua untuk Penanganan Bencana di Sumatera

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Universitas Diponegoro (Undip) Semarang mengirimkan tim relawan kedua yang tergabung dalam Diponegoro Disaster Assistance Response Team (DDART) ke lokasi bencana di Sumatera. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Undip dalam memberikan bantuan dan dukungan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam di sana.

Tim relawan kedua ini diberangkatkan setelah tim pertama yang telah beraksi memberikan bantuan di lokasi bencana. Keberangkatan tim kedua menunjukkan komitmen Undip dalam menangani situasi darurat dengan memberikan pertolongan yang cepat dan responsif.

DDART merupakan tim relawan yang memiliki keahlian khusus dalam bantuan bencana yang terdiri dari anggota perguruan tinggi ini. Selain membantu dalam penanganan langsung di lapangan, mereka juga berperan dalam koordinasi dan mitigasi risiko bencana agar dampak yang dirasakan masyarakat bisa diminimalisir.

Pengiriman tim relawan dari Undip tersebut mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk sivitas akademika dan masyarakat yang peduli terhadap kondisi bencana di wilayah Sumatera. Upaya ini juga mencerminkan solidaritas dan tanggung jawab sosial yang tinggi dari universitas sebagai institusi pendidikan dan kemanusiaan.

Dengan adanya tim relawan ini, diharapkan proses pemulihan di lokasi bencana dapat berjalan lebih cepat dan efektif, serta memberikan harapan baru bagi masyarakat yang terkena dampak bencana untuk bangkit kembali.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia

26 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

26 Maret 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

BMKG Ingatkan Waspada Hujan Disertai Kilat dan Angin di Mayoritas Kota Besar

23 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

IPB: Limbah Kelapa Sawit Berpeluang Diolah Jadi Produk Bernilai Tambah

22 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Menteri Lingkungan Hidup Tegur Pengelola Terminal Kertonegoro karena Kebersihan Kurang

15 Maret 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News
Trending di Warta Bumi