Polairud Polres Penajam Ajak Warga Bersama Cegah Pencemaran Sampah Ratusan Polantas Diterjunkan Amankan Lalu Lintas pada Puncak Perayaan Imlek Nasional China Catat Kualitas Udara Terbaik Sejak Awal Pemantauan pada 2025 Pemprov Jatim Siapkan 17 Rute Bus dan Dua Rute Kapal untuk Program Mudik Gratis Menlu AS Minta Warga Amerika Tinggalkan Iran dan Melarang Perjalanan ke Sana Polda Metro Jaya Tanggapi Kasus Mahasiswa yang Mencoret Hijab Polwan

Ekonomi

Wamentan Tegaskan Swasembada Beras RI Dilanjutkan Hingga Tahap Ekspor

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Wakil Menteri Pertanian Pastikan Keberlanjutan Swasembada Beras

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan bahwa pencapaian swasembada beras di Indonesia tidak bersifat sementara, melainkan akan dijaga agar terus berlanjut hingga membuka peluang untuk memasuki pasar ekspor. Pernyataan itu menegaskan komitmen pemerintah untuk mempertahankan capaian produksi beras nasional sebagai bagian dari program ketahanan pangan.

Langkah Menjaga Ketersediaan dan Kualitas

Menurut Sudaryono, upaya mempertahankan swasembada tidak hanya berfokus pada kuantitas hasil panen, tetapi juga pada kualitas produk agar dapat bersaing di pasar internasional. Stabilitas pasokan dalam negeri tetap menjadi prioritas, sementara persiapan menuju ekspor mencakup penyesuaian mutu dan kepatuhan terhadap standar yang berlaku di negara tujuan.

Signifikansi bagi Sektor Pertanian

Rencana berlanjutnya program swasembada menuju ekspor memberi sinyal penting bagi pelaku pertanian, industri hilir, dan pemangku kepentingan terkait. Jika terwujud, akses pasar luar negeri dapat membuka peluang nilai tambah bagi produk beras nasional dan memberikan ruang bagi pengembangan usaha tani yang lebih produktif dan efisien.

Peran Pemerintah dan Pemangku Kepentingan

Sudaryono menyoroti peran koordinasi antarinstansi dan kerja sama dengan petani, asosiasi, serta pelaku bisnis sebagai unsur penting dalam menjaga kesinambungan pasokan dan kualitas. Kebijakan yang konsisten serta dukungan teknis dan fasilitas pendukung dianggap perlu untuk memastikan target berkelanjutan dapat dicapai tanpa mengorbankan kebutuhan domestik.

Tantangan dan Fokus Ke Depan

Meskipun dorongan untuk menuju ekspor menunjukkan capaian positif, tantangan pengelolaan pasokan, perubahan iklim, dan kebutuhan pemenuhan pasar domestik tetap menjadi perhatian. Pemerintah diharapkan terus memantau dinamika produksi dan permintaan, serta mengambil langkah antisipatif untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan pangan dalam negeri dan peluang ekspor.

Penutup
Dengan penegasan dari Wakil Menteri Pertanian, langkah-langkah untuk memantapkan posisi Indonesia sebagai produsen beras yang tidak hanya mencukupi kebutuhan dalam negeri tetapi juga berpotensi memasuki pasar luar negeri akan terus mendapat perhatian. Implementasi kebijakan dan dukungan bagi sektor pertanian menjadi kunci untuk memastikan kesinambungan dan keberlanjutan program swasembada beras.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

AHY: Momentum Ramadan Tingkatkan Daya Beli dan Gerakkan Ekonomi Lokal

27 Februari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Patra Jasa Luncurkan Rangkaian Promo Menyambut Ramadan 1447 H

27 Februari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News

Harga Emas Jumat Pagi: UBS Rp3,083 Juta/gr, Galeri24 Rp3,065 Juta/gr

27 Februari 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

Bank Jambi Janji Ganti Rugi untuk Nasabah yang Terdampak Gangguan Layanan

26 Februari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News

Kemenperin Klarifikasi Isu Pemutusan Hubungan Kerja di Pabrik Mie Sedaap

26 Februari 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi