MediaTek dan Starlink Pamer Integrasi Komunikasi Satelit pada Perangkat Seluler di MWC 2026 Fadli Zon: Venice Biennale sebagai Sarana Promosi Budaya Indonesia di Kancah Dunia Diplomasi Proaktif Indonesia Meredam Eskalasi Konflik di Timur Tengah Aplikasi Trading Crypto di Indonesia Menyongsong Era “Digital Maturity” 2026 Tanpa Stephen Curry, Warriors Raih Kemenangan Tipis atas Rockets di Overtime Wendell Carter Jr Bawa Orlando Magic Kalahkan Dallas Mavericks Lewat Dunk Penentu

Ekonomi

Wamentan Tegaskan Swasembada Beras RI Dilanjutkan Hingga Tahap Ekspor

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Wakil Menteri Pertanian Pastikan Keberlanjutan Swasembada Beras

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan bahwa pencapaian swasembada beras di Indonesia tidak bersifat sementara, melainkan akan dijaga agar terus berlanjut hingga membuka peluang untuk memasuki pasar ekspor. Pernyataan itu menegaskan komitmen pemerintah untuk mempertahankan capaian produksi beras nasional sebagai bagian dari program ketahanan pangan.

Langkah Menjaga Ketersediaan dan Kualitas

Menurut Sudaryono, upaya mempertahankan swasembada tidak hanya berfokus pada kuantitas hasil panen, tetapi juga pada kualitas produk agar dapat bersaing di pasar internasional. Stabilitas pasokan dalam negeri tetap menjadi prioritas, sementara persiapan menuju ekspor mencakup penyesuaian mutu dan kepatuhan terhadap standar yang berlaku di negara tujuan.

Signifikansi bagi Sektor Pertanian

Rencana berlanjutnya program swasembada menuju ekspor memberi sinyal penting bagi pelaku pertanian, industri hilir, dan pemangku kepentingan terkait. Jika terwujud, akses pasar luar negeri dapat membuka peluang nilai tambah bagi produk beras nasional dan memberikan ruang bagi pengembangan usaha tani yang lebih produktif dan efisien.

Peran Pemerintah dan Pemangku Kepentingan

Sudaryono menyoroti peran koordinasi antarinstansi dan kerja sama dengan petani, asosiasi, serta pelaku bisnis sebagai unsur penting dalam menjaga kesinambungan pasokan dan kualitas. Kebijakan yang konsisten serta dukungan teknis dan fasilitas pendukung dianggap perlu untuk memastikan target berkelanjutan dapat dicapai tanpa mengorbankan kebutuhan domestik.

Tantangan dan Fokus Ke Depan

Meskipun dorongan untuk menuju ekspor menunjukkan capaian positif, tantangan pengelolaan pasokan, perubahan iklim, dan kebutuhan pemenuhan pasar domestik tetap menjadi perhatian. Pemerintah diharapkan terus memantau dinamika produksi dan permintaan, serta mengambil langkah antisipatif untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan pangan dalam negeri dan peluang ekspor.

Penutup
Dengan penegasan dari Wakil Menteri Pertanian, langkah-langkah untuk memantapkan posisi Indonesia sebagai produsen beras yang tidak hanya mencukupi kebutuhan dalam negeri tetapi juga berpotensi memasuki pasar luar negeri akan terus mendapat perhatian. Implementasi kebijakan dan dukungan bagi sektor pertanian menjadi kunci untuk memastikan kesinambungan dan keberlanjutan program swasembada beras.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Rupiah Dibuka Melemah 58 Poin di Tengah Ketidakpastian Geopolitik

4 Maret 2026 - 12:30 WIB

ANTARA News

CPPCC Nyatakan Optimisme terhadap Prospek Ekonomi China

4 Maret 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News

IHSG Melemah pada Rabu Pagi Imbas Mode ‘Risk-Off’ karena Antisipasi Kenaikan Harga Minyak Global

4 Maret 2026 - 10:00 WIB

ANTARA News

OJK Catat Investor Asing Lakukan Pembelian Bersih Rp0,36 Triliun pada Februari

3 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

MUI Dorong Regulasi agar Zakat Dapat Berperan sebagai Pengurang Pajak

3 Maret 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi