BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla Puncak Gelombang Kedua Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi Minggu Jalan Kayu Mas Utara di Pulogadung Amblas, Mobilitas Pengendara Terganggu Sejak Lebaran Kesepakatan Inggris-Prancis 2023 Dikaitkan dengan Peningkatan Kematian Migran di Selat Inggris Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

Ekonomi

Wapres Gibran Tinjau Pasar Badung untuk Percepat Digitalisasi Pasar Tradisional

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Denpasar, Bali — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan ke Pasar Badung di Bali dalam rangka memastikan percepatan proses digitalisasi di pasar tradisional tersebut.

Tujuan Kunjungan

Kunjungan Wakil Presiden difokuskan pada upaya mempercepat adopsi teknologi di lingkungan pasar tradisional. Langkah ini dipandang penting untuk mendukung transformasi ekonomi lokal serta meningkatkan akses bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

Digitalisasi Pasar sebagai Prioritas

Percepatan digitalisasi pasar menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap modernisasi infrastruktur perdagangan. Penerapan teknologi di pasar tradisional mencakup berbagai aspek yang dapat meningkatkan efisiensi operasional, mempermudah transaksi, serta memperluas jangkauan pemasaran bagi pedagang.

Manfaat bagi Pedagang dan Konsumen

Penerapan solusi digital di pasar diyakini dapat memberikan manfaat praktis, seperti opsi pembayaran non-tunai, pengelolaan stok yang lebih baik, serta akses informasi harga dan permintaan yang lebih cepat. Bagi konsumen, digitalisasi juga berpotensi menghadirkan kemudahan dalam bertransaksi dan memilih produk.

Peran Pasar Badung

Pasar Badung sebagai salah satu pasar tradisional penting di Bali menjadi lokasi yang representatif untuk melihat kemajuan inisiatif digital. Kunjungan ini menunjukkan perhatian terhadap upaya memperkuat daya saing pasar tradisional melalui transformasi digital, tanpa mengesampingkan karakter lokal pasar itu sendiri.

Langkah ke Depan

Percepatan digitalisasi pasar membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemangku kepentingan daerah, pelaku usaha, serta penyedia teknologi. Pendekatan yang terencana dan dukungan berkelanjutan diperlukan agar implementasi digital tidak hanya bersifat simbolis tetapi memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan pedagang dan kelancaran aktivitas pasar.

Gambaran umum kunjungan mencerminkan upaya pemerintah untuk merespons kebutuhan modernisasi ekonomi di tingkat akar rumput. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat mempercepat adopsi teknologi yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan pasar tradisional di Indonesia.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla

26 Maret 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News

Interactive Brokers Buka Fasilitas Transfer Portofolio Kripto untuk Menekan Biaya dan Memperluas Akses Pasar

26 Maret 2026 - 09:00 WIB

ANTARA News

Harga Emas Pegadaian Menguat, UBS Rp2,862 Juta/gr dan Galeri24 Rp2,849 Juta/gr

26 Maret 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

Rupiah Dapat Sentimen Positif dari Ekspektasi Gencatan Senjata AS–Iran

25 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Furniture China 2026: Edisi Bersejarah yang Menyambungkan Desain dan Peluang Bisnis

25 Maret 2026 - 10:00 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi