BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Dunia

WHO: Lebih dari 1.000 Pasien di Gaza Meninggal Saat Menunggu Evakuasi Medis

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

WHO Laporkan Korban Jiwa di Jalur Gaza Akibat Menunggu Evakuasi Medis

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan lebih dari 1.000 pasien di Jalur Gaza meninggal dunia saat menunggu proses evakuasi medis sejak pertengahan 2024. Angka itu tercantum dalam pernyataan resmi WHO yang menyoroti besarnya dampak pada pasien yang memerlukan pemindahan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Data dan periode
WHO memaparkan bahwa jumlah kematian tersebut tercatat sejak pertengahan 2024, memperlihatkan beban yang berat pada upaya evakuasi medis di wilayah tersebut. Laporan ini menandai tingkat kehilangan nyawa di antara mereka yang sedang menunggu pemindahan ke fasilitas kesehatan yang mampu menangani kondisi mereka.

Skala humaniter
Angka yang disampaikan WHO menggambarkan konsekuensi langsung yang dihadapi pasien serta keluarga mereka ketika proses evakuasi tidak berjalan sesuai kebutuhan medis. Informasi ini menjadi bagian dari dokumentasi dampak krisis kesehatan di wilayah yang terdampak.

Peran WHO
WHO berfungsi sebagai pengumpul data dan pemantau kondisi kesehatan di berbagai wilayah konflik dan krisis. Laporan mengenai pasien yang meninggal saat menunggu evakuasi medis menunjukkan salah satu aspek penting dari pemantauan tersebut: memetakan kebutuhan perawatan darurat dan memantau akibat dari keterlambatan atau hambatan dalam pemindahan pasien.

Implikasi bagi layanan kesehatan
Meskipun laporan WHO tidak merinci setiap kasus, total angka yang diumumkan menunjukkan tekanan yang signifikan terhadap sistem rujukan dan layanan medis. Kehilangan nyawa saat menunggu evakuasi menyoroti rentannya jalur penanganan pasien yang memerlukan perawatan di luar fasilitas awal tempat mereka dirawat.

Perhatian publik
Laporan semacam ini berpotensi meningkatkan perhatian internasional terhadap kondisi kesehatan dan mekanisme evakuasi medis di wilayah yang terdampak. Data WHO menjadi sumber penting bagi pihak-pihak yang memantau situasi kesehatan masyarakat dan kebutuhan kemanusiaan yang terkait.

Gambar ilustrasi
Gaza Gambar terkait laporan ini menggambarkan kondisi di wilayah yang menjadi fokus pemberitaan.

Rangkaian data yang dirilis WHO tentang kematian pasien saat menunggu evakuasi medis menegaskan perlunya pemahaman dan perhatian yang berkelanjutan terhadap aspek-aspek operasional evakuasi, layanan kesehatan darurat, serta perlindungan pasien selama proses pemindahan. Laporan resmi tersebut kini menjadi bagian dari dokumentasi tentang dampak krisis terhadap layanan kesehatan di Jalur Gaza.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Teheran Peringatkan Trump: Ancaman “Pelajaran Tak Terlupakan” Jika AS Menyerang Iran

13 Januari 2026 - 08:30 WIB

ANTARA News

UNRWA Tegaskan Gaza Butuh Akses Bantuan, Khawatir Soal Pencabutan Izin oleh Israel

12 Januari 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News

Iran Tetapkan Tiga Hari Berkabung Nasional untuk ‘Martir’ Unjuk Rasa

12 Januari 2026 - 11:30 WIB

ANTARA News

AS Rilis Rekaman Jet Tempur saat Lancarkan Serangan Udara ke Basis ISIS di Suriah

11 Januari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News

Bus Terjun ke Jurang di India, 9 Orang Tewas dan 40 Luka-luka

11 Januari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News
Trending di Dunia