BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Otomotif

Xpeng Motors Bangun Pabrik di Malaysia untuk Pasar Kendaraan Setir Kanan

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Xpeng Motors telah mengumumkan bahwa mereka akan mendirikan pabrik di Malaysia sebagai bagian dari ekspansi mereka untuk pasar kendaraan setir kanan. Langkah ini diambil setelah menjalin kerja sama resmi dengan konglomerat manufaktur Malaysia, EPMB Group.

Kesepakatan kerja sama ini diharapkan menjadi pijakan bagi Xpeng untuk memperkuat posisi mereka di pasar kendaraan listrik di kawasan Asia Tenggara, khususnya bagi negara-negara yang menggunakan sistem setir kanan. Pendirian pabrik di Malaysia memungkinkan Xpeng untuk memproduksi kendaraan secara lokal dengan efisiensi biaya yang lebih baik serta mempercepat distribusi dan layanan purna jual.

Dengan hadirnya pabrik di Malaysia, Xpeng juga berharap dapat mengakomodasi permintaan yang terus meningkat di pasar regional untuk kendaraan listrik. Selain itu, kerja sama dengan EPMB Group yang sudah memiliki pengalaman manufaktur di Malaysia akan menunjang proses pembangunan fasilitas produksi dan operasional di sana.

Hal ini menjadi bagian dari strategi global Xpeng dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan kompetisi di industri kendaraan listrik yang semakin ketat. Malaysia sebagai lokasi pabrik dipilih strategis karena letaknya yang dekat dengan negara-negara lain yang menggunakan setir kanan, seperti Inggris, Australia, dan negara-negara di Asia Tenggara.

Rencana pendirian pabrik ini juga diharapkan dapat mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Malaysia, termasuk potensi peningkatan lapangan kerja dan transfer teknologi di bidang otomotif modern.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Geely Umumkan Rencana Jangka Panjang untuk Masuki Pasar Mobil Amerika Serikat

11 Januari 2026 - 09:00 WIB

ANTARA News

Xiaomi Catat Lebih dari 400.000 Pengiriman Mobil pada 2025, Desember Jadi Bulan Rekor

2 Januari 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

China Luncurkan Inisiatif Terpadu untuk Tingkatkan Kualitas Pencahayaan Kendaraan Cerdas

28 Desember 2025 - 19:00 WIB

ANTARA News

China Terapkan Standar Energi Wajib untuk Kendaraan Penumpang, Disebut yang Pertama di Dunia

26 Desember 2025 - 15:00 WIB

ANTARA News

Panduan Mudik Aman dengan Vespa: Persiapan dan Tips Praktis

25 Desember 2025 - 18:00 WIB

ANTARA News
Trending di Otomotif