Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengemukakan target ambisius untuk menjadikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang bebas dari sampah dalam kurun waktu dua tahun ke depan.
Bantargebang, yang saat ini merupakan lokasi pengolahan sampah terbesar di wilayah Jabodetabek, menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan limbah dengan volume yang terus meningkat.
Zulkifli Hasan menegaskan pentingnya pengelolaan sampah yang baik sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan ketahanan pangan. Dengan penataan yang lebih terencana dan modernisasi fasilitas, Zulhas yakin Bantargebang mampu beroperasi secara ramah lingkungan dan efisien.
Upaya ini melibatkan kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, pengelola TPST, serta masyarakat, untuk bersama-sama mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan oleh sampah.
Berbagai inovasi teknologi pengelolaan sampah diupayakan agar dapat diterapkan dalam waktu dekat demi memaksimalkan proses daur ulang dan mengurangi limbah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).
Dengan target bebas sampah dalam dua tahun, Zulkifli Hasan berharap Bantargebang bisa menjadi contoh pengelolaan sampah yang bisa direplikasi di wilayah lain di Indonesia, mendukung visi lingkungan bersih dan berkelanjutan.
Foto: ANTARA News






