Satpol PP Jaksel Akan Bongkar Lapangan Padel Tak Berizin di Cilandak Gubernur: Beberapa Program Pusat Sudah Berjalan di Rejang Lebong IRGC Konfirmasi Peluncuran Gelombang Pertama Serangan Roket ke Israel Indonesia dan Mimpi Kolektif Negara D-8: Menopang Harap dari Posisi Menunggu BI: Kapasitas Penyaluran Kredit Masih Longgar, Didorong untuk Percepat Pertumbuhan Pengamat Dorong Tetap Dibukanya Opsi Transit Saat Diskon Tiket Pesawat untuk Mudik

Humaniora

1,5 Juta Pegawai Kemenag Terlayani Lewat Pembelajaran Digital Sepanjang 2025

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Kemenag Catat 1,5 Juta Pegawai Terlayani Pembelajaran Digital Sepanjang 2025

Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia (Pusbangkom SDM) Kementerian Agama melaporkan bahwa selama tahun 2025 sekitar 1,5 juta pegawai di lingkungan kementerian tersebut menerima layanan pembelajaran secara digital. Data tersebut disampaikan oleh Pusbangkom SDM sebagai bagian dari pemantauan pelaksanaan program pengembangan kapasitas pegawai.

Skala layanan
Jumlah peserta yang besar ini mencerminkan pemanfaatan pembelajaran berbasis teknologi informasi di lingkungan Kementerian Agama. Pelaksanaan pembelajaran digital memungkinkan layanan dikirimkan secara lebih luas, terlepas dari lokasi geografis pegawai, sehingga menjadi alternatif untuk kegiatan pelatihan konvensional.

Bentuk layanan yang dilaporkan
Menurut laporan Pusbangkom SDM, layanan yang diberikan selama 2025 berupa pembelajaran digital. Keterangan resmi tidak merinci seluruh komponen teknis atau modul yang digunakan dalam setiap kegiatan, namun menegaskan bahwa pendekatan digital menjadi media utama untuk menjangkau para pegawai.

Manfaat dan cakupan
Pelayanan pembelajaran digital yang dilaporkan dimaksudkan untuk menjangkau pegawai di berbagai unit kerja Kementerian Agama. Dengan jangkauan yang luas, penyelenggaraan digital memberi kemungkinan penguatan kapasitas sumber daya manusia secara massal, termasuk untuk pegawai yang berada di daerah terpencil atau memiliki keterbatasan mobilitas.

Tantangan dan perhatian
Walaupun laporan menyoroti jumlah peserta yang terlayani, penerapan pembelajaran digital pada skala besar umumnya menghadirkan sejumlah tantangan operasional, mulai dari ketersediaan infrastruktur informasi dan komunikasi hingga kesiapan materi ajar yang sesuai untuk pembelajaran jarak jauh. Pengelolaan teknis dan dukungan administratif juga menjadi aspek penting agar proses pembelajaran berjalan efektif.

Langkah lanjutan
Pusbangkom SDM sebagai unit pelaksana pelatihan di Kementerian Agama merekam capaian tersebut sebagai bagian dari pelaporan tahunan. Data kuantitatif tentang jumlah pegawai yang terlayani menjadi basis evaluasi untuk melihat kebutuhan pengembangan lebih lanjut, termasuk perencanaan program tahun berikutnya.

Implikasi bagi kebijakan SDM
Capaian layanan pembelajaran digital ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pembuat kebijakan di lingkungan Kementerian Agama dalam merumuskan strategi pengembangan kompetensi pegawai. Pelaporan yang terstruktur memungkinkan identifikasi area prioritas, penajaman materi pelatihan, serta alokasi sumber daya untuk mendukung keberlanjutan program pembelajaran berbasis digital.

Rincian lebih lanjut mengenai jenis modul, durasi pelatihan, serta evaluasi hasil pembelajaran tidak dimuat dalam ringkasan laporan yang disampaikan oleh Pusbangkom SDM pada publikasi tersebut. Namun laporan jumlah peserta menjadi indikator awal tentang skala pemanfaatan pembelajaran digital di lingkungan kementerian sepanjang tahun 2025.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polres Temanggung Ajak Murid TK Kunjungi Panti, Tekankan Pentingnya Empati Sejak Dini

27 Februari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

Cahaya 1.008 Dipa dan Irama Damaru Mewarnai Malam di Candi Prambanan

27 Februari 2026 - 11:00 WIB

ANTARA News

Kemendikdasmen dan BPS Bersinergi Perkuat Ketepatan Data Pendidikan

27 Februari 2026 - 08:30 WIB

ANTARA News

Kemensos Perkuat Manajemen Guru Sekolah Rakyat Lewat Pelatihan

26 Februari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Human Initiative Buka Kembali Program “Qurban Early Bird” untuk Memperluas Jangkauan

26 Februari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora