BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Metro

DKI Berupaya Maksimalkan Pemanfaatan Lahan Pemakaman di Tengah Keterbatasan Ruang

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Tekanan Lahan di Ibu Kota dan Dampaknya pada Pemakaman

Keterbatasan lahan di Ibu Kota tidak hanya memengaruhi ketersediaan hunian dan fasilitas publik, tetapi juga merambat ke pengelolaan pemakaman. Fenomena berkurangnya ruang terbuka menyebabkan pengelolaan lahan pemakaman menjadi salah satu tantangan yang perlu ditangani secara serius oleh pemerintah daerah.

Upaya Optimalisasi yang Didorong Pemerintah

Pemerintah daerah di DKI dikabarkan melakukan berbagai upaya untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pemakaman. Langkah-langkah ini diarahkan untuk mencari keseimbangan antara kebutuhan ruang pemakaman dan keterbatasan lahan yang semakin menyempit akibat pertumbuhan penduduk dan pembangunan infrastruktur.

Pentingnya Perencanaan Terpadu

Perencanaan yang terpadu menjadi hal penting dalam menghadapi keterbatasan lahan. Hal ini mencakup pemetaan lokasi pemakaman yang tersedia, penataan kembali penggunaan lahan, serta koordinasi antarlembaga yang memiliki kewenangan dalam tata ruang dan pelayanan publik. Perencanaan jangka panjang juga diperlukan agar solusi yang diambil berkelanjutan dan tidak menimbulkan masalah baru di kemudian hari.

Berbagai Pilihan Pendekatan

Ada beberapa pendekatan yang dapat ditempuh untuk mengoptimalkan lahan pemakaman, mulai dari penataan ulang makam yang sudah ada sampai peningkatan efisiensi penggunaan lahan. Pendekatan tersebut juga mencakup penyusunan kebijakan yang mengatur tata cara pemakaian lahan pemakaman, serta pemberian informasi yang jelas kepada masyarakat mengenai prosedur dan alternatif layanan pemakaman.

Peran Masyarakat dan Pemangku Kepentingan

Perubahan dalam pengelolaan lahan pemakaman perlu melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan lain. Sosialisasi dan dialog akan membantu menjelaskan alasan kebijakan serta mengumpulkan masukan terkait solusi yang paling layak diterapkan. Keterbukaan dan partisipasi publik penting agar kebijakan dapat diterima dan berjalan efektif.

Kebutuhan Pengawasan dan Evaluasi

Setiap upaya optimalisasi memerlukan mekanisme pengawasan dan evaluasi agar pelaksanaan kebijakan dapat dipantau dan disesuaikan bila diperlukan. Evaluasi berkala memungkinkan pihak berwenang menilai apakah langkah-langkah yang diambil memberikan manfaat yang diharapkan dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan atau kelompok masyarakat tertentu.

Menuju Pengelolaan Lahan yang Lebih Berkelanjutan

Menangani keterbatasan lahan pemakaman merupakan bagian dari tantangan tata ruang perkotaan yang lebih luas. Perumusan kebijakan yang matang, perencanaan jangka panjang, serta keterlibatan berbagai pihak menjadi kunci dalam mencari solusi yang berkelanjutan. Dengan pendekatan yang komprehensif, diharapkan pengelolaan lahan pemakaman di Ibu Kota dapat ditingkatkan meski menghadapi keterbatasan ruang.

Sumber gambar: ANTARA

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda

13 Januari 2026 - 20:30 WIB

ANTARA News

BPBD DKI: 822 Warga Jakarta Utara Masih Mengungsi Akibat Banjir

13 Januari 2026 - 14:30 WIB

ANTARA News

Sudin SDA Jakbar: Pelubangan Turap oleh Warga Perparah Banjir

13 Januari 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

BPBD DKI: 22 RT dan 33 Ruas Jalan di Jakarta Terendam pada Senin Siang

12 Januari 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

Hujan Deras Sebabkan Enam RT dan Empat Ruas Jalan Tergenang di Jakarta

12 Januari 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News
Trending di Metro