BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Ekonomi

Bulog Catat Rekor Penyerapan 4,537,490 Ton GKP pada 2025

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Bulog Catat Rekor Penyerapan GKP pada 2025

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan bahwa penyerapan Gabah Kering Panen (GKP) sepanjang 2025 mencapai 4.537.490 ton. Angka ini disebut sebagai pencapaian tertinggi dalam sejarah perusahaan.

Menurut pernyataan yang disampaikan, realisasi penyerapan tersebut menandai tonggak baru bagi Perum Bulog dalam rangka kegiatan pengadaan gabah selama tahun berjalan. Jumlah yang dilaporkan oleh manajemen perusahaan menunjukkan peningkatan signifikan dibanding periode sebelumnya, sehingga tercatat sebagai rekor baru bagi institusi.

Gabah Kering Panen (GKP) merupakan istilah yang digunakan untuk gabah hasil panen yang telah mengalami pengeringan sebelum diproses lebih lanjut menjadi beras atau disimpan. Dalam laporan singkat yang disampaikan, istilah ini digunakan untuk merujuk pada komoditas yang menjadi fokus penyerapan oleh Bulog.

Pernyataan resmi dari pimpinan perusahaan menegaskan besaran total penyerapan yang dicapai pada 2025, tanpa merinci lebih lanjut distribusi regional, metode penyerapan, atau rincian operasional lain dalam pernyataan tersebut. Namun, angka total 4.537.490 ton menjadi indikator kuantitatif utama yang diumumkan oleh manajemen.

Pencapaian ini menjadi bahan catatan baru bagi aktivitas pengadaan yang selama ini dilaksanakan oleh Perum Bulog. Dengan angka penyerapan yang diumumkan, publik mendapatkan gambaran mengenai skala operasi pengadaan gabah yang berhasil direalisasikan sepanjang tahun 2025.

Manajemen perusahaan memilih untuk menegaskan total penyerapan sebagai informasi utama dalam rilis yang dikeluarkan. Nama Direktur Utama, Ahmad Rizal Ramdhani, tercantum sebagai sumber pernyataan yang menyampaikan capaian tersebut.

Pernyataan resmi ini dipublikasikan bersama materi visual yang menampilkan pimpinan perusahaan, yang turut menyertai informasi numerik tentang penyerapan GKP. Dokumentasi tersebut menjadi bagian dari laporan singkat yang tersedia untuk publik.

Dengan diumumkannya angka penyerapan 4.537.490 ton, catatan tahun 2025 bagi Perum Bulog kini menonjol sebagai periode dengan realisasi penyerapan gabah kering panen tertinggi. Pernyataan tentang pencapaian ini direkam sebagai bagian dari komunikasi resmi perusahaan kepada publik.

Pernyataan resmi dan angka total penyerapan yang disampaikan oleh Direktur Utama merupakan bahan informasi kunci yang dapat digunakan untuk memahami skala kegiatan pengadaan gabah oleh Perum Bulog pada 2025. Informasi terkait konteks tambahan, rincian teknis, atau langkah lanjutan tidak tercantum dalam ringkasan pernyataan yang dirilis bersamaan dengan angka penyerapan.

Berita mengenai rekor penyerapan ini menjadi perhatian publik dan pihak-pihak yang mengikuti perkembangan pengadaan komoditas padi, sebagaimana tercermin dari laporan yang dirilis perusahaan.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran

13 Januari 2026 - 21:00 WIB

ANTARA News

Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit

13 Januari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Grab Indonesia Salurkan Rp100 Miliar untuk Program Kesejahteraan Mitra

13 Januari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News

Ombudsman RI Salurkan Manfaat Rp42 Miliar Lewat Tahap Resmon pada 2025

13 Januari 2026 - 17:30 WIB

ANTARA News

Bank Lampung Catat Laba Bersih Rp200 Miliar pada 2025

13 Januari 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi