Menhaj Tinjau Diklat untuk Pastikan Kesiapan Calon Petugas Haji
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf melakukan peninjauan langsung terhadap kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (diklat) yang diikuti oleh calon petugas haji. Kunjungan ini bertujuan memastikan bahwa proses pembinaan dan pelatihan berjalan sesuai harapan serta bahwa para calon petugas benar-benar siap saat ditugaskan nanti.
Dalam peninjauannya, Menhaj menyaksikan berbagai aktivitas dalam rangka diklat yang dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan dasar penyelenggaraan haji. Peninjauan langsung dianggap penting untuk memperoleh gambaran nyata tentang jalannya pelatihan serta kualitas penyelenggaraan kegiatan pelatihan tersebut.
Keputusan untuk melakukan pemantauan secara langsung mencerminkan perhatian pemerintah terhadap persiapan sumber daya manusia yang akan melayani jamaah haji. Kesiapan petugas menjadi aspek krusial dalam memastikan layanan berjalan lancar dan aman bagi jamaah selama proses penyelenggaraan ibadah haji.
Adanya pengawasan dari tingkat kementerian diharapkan mendorong standar pelatihan yang konsisten dan keseragaman kualitas antar peserta diklat. Peninjauan juga memungkinkan identifikasi kebutuhan perbaikan atau penguatan materi dan metode pembelajaran, sehingga upaya pembinaan dapat lebih tepat sasaran.
Menteri menekankan pentingnya persiapan yang matang, termasuk penguasaan tata laksana, kemampuan komunikasi dengan jamaah, serta pemahaman prosedur yang relevan dalam tugas pelayanan haji. Penekanan pada kesiapan diharapkan meningkatkan profesionalisme petugas ketika menghadapi berbagai situasi saat bertugas.
Pendidikan dan pelatihan yang terselenggara menjadi fondasi bagi terciptanya layanan yang berkualitas bagi jamaah haji. Dengan adanya perhatian langsung dari pimpinan kementerian, proses diklat diharapkan tidak hanya memenuhi standar administratif tetapi juga efektif dalam membentuk kompetensi praktis peserta.
Peninjauan semacam ini juga berperan sebagai bentuk akuntabilitas publik, memperlihatkan komitmen kementerian untuk memastikan bahwa tahapan persiapan petugas dilaksanakan dengan baik. Publik dapat menerima kepastian bahwa langkah-langkah persiapan dilakukan secara serius menjelang penugasan petugas haji.
Para pihak penyelenggara diklat diharapkan terus meningkatkan kualitas program pembelajaran serta fasilitas pendukung, sehingga hasil akhir pelatihan benar-benar mencerminkan kesiapan teknis dan perilaku petugas dalam memberikan layanan. Evaluasi berkelanjutan dan masukan lapangan dari peninjauan menjadi bagian penting dalam upaya perbaikan.
Secara keseluruhan, kunjungan Menteri Haji dan Umrah ini menegaskan perhatian pada aspek sumber daya manusia dalam konteks penyelenggaraan haji. Langkah pengawasan dan pembinaan yang berkelanjutan dianggap sebagai elemen penting untuk memastikan bahwa calon petugas siap menjalankan tugas pelayanan kepada jamaah dengan profesional dan bertanggung jawab.
Foto: ANTARA News






