Pengamat Dorong Tetap Dibukanya Opsi Transit Saat Diskon Tiket Pesawat untuk Mudik Toyota Perbarui Yaris dan Yaris Cross 2026 dengan Peningkatan Teknologi Kemendag: Kenaikan Harga Referensi CPO Dikaitkan dengan Permintaan India dan China KAI Tindaklanjuti Laporan Pelecehan Seksual pada Layanan Commuter Line dengan Bantuan CCTV Analytic Polairud Polres Penajam Ajak Warga Bersama Cegah Pencemaran Sampah Ratusan Polantas Diterjunkan Amankan Lalu Lintas pada Puncak Perayaan Imlek Nasional

Nusantara

Pariwisata Aceh Tamiang Belum Pulih Dua Bulan Pasca-Bencana

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Destinasi Wisata Aceh Tamiang Masih Lumpuh

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) melaporkan bahwa sejumlah lokasi wisata di wilayahnya belum kembali beroperasi dua bulan setelah terjadinya bencana. Kondisi ini menunjukkan bahwa pemulihan sektor pariwisata di kabupaten tersebut masih berjalan lambat dan belum menunjukkan tanda-tanda normalisasi kegiatan pariwisata.

Catatan resmi Disparpora

Menurut catatan yang disampaikan oleh instansi terkait, periode dua bulan pascabencana menunjukkan keterbatasan aktivitas di destinasi-destinasi utama. Laporan tersebut menjadi acuan bagi pemerintah kabupaten untuk memonitor kondisi lapangan dan menilai langkah-langkah yang diperlukan agar sektor pariwisata dapat kembali berfungsi secara bertahap.

Dampak terhadap aktivitas lokal

Keterpurukan sementara destinasi wisata berdampak pada aktivitas-pariwisata yang biasanya rutin berlangsung di kawasan tersebut. Masyarakat yang menggantungkan sebagian mata pencaharian pada arus kunjungan wisata mengalami penurunan kegiatan ekonomi terkait. Selain itu, fasilitas dan infrastruktur pendukung di lokasi–yang biasanya terbiasa melayani wisatawan–saat ini belum sepenuhnya pulih.

Tinjauan dan langkah pemantauan

Pemerintah kabupaten dan instansi terkait tercatat terus melakukan pemantauan kondisi destinasi. Pemantauan ini penting untuk menentukan prioritas pemulihan dan menilai kebutuhan perbaikan fasilitas, keselamatan, serta kesiapan lokasi untuk menerima pengunjung kembali. Pelaporan dua bulan pascabencana memberikan gambaran awal mengenai panjangnya proses pemulihan yang harus dilalui.

Peran pemangku kepentingan

Pemulihan sektor pariwisata memerlukan koordinasi antar berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, pelaku usaha lokal, serta komunitas masyarakat setempat. Pendataan dampak, penilaian kerusakan infrastruktur, dan penyusunan rencana pemulihan menjadi langkah-langkah awal yang biasa dilakukan untuk memulihkan kepercayaan pengunjung dan menata kembali aktivitas di destinasi wisata.

Gambaran jangka pendek

Dalam jangka pendek, destinasi yang belum pulih diperkirakan akan tetap mengalami pembatasan aktivitas hingga kondisi lebih aman dan fasilitas pendukung telah diperbaiki. Sementara itu, upaya pemantauan dan pendataan dari dinas terkait tetap menjadi fokus agar langkah-langkah penanganan dapat disusun berdasarkan situasi di lapangan.

Dokumentasi

Gambar yang menyertai laporan memperlihatkan suasana di salah satu lokasi yang terdampak. Foto tersebut menjadi bagian dokumentasi yang digunakan untuk menggambarkan kondisi terkini destinasi dan membantu proses evaluasi oleh pihak-pihak berwenang.

Perkembangan lebih lanjut mengenai proses pemulihan dan langkah-langkah yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang serta instansi terkait akan dipantau dan disampaikan saat ada laporan resmi lanjutan.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemprov Jatim Siapkan 17 Rute Bus dan Dua Rute Kapal untuk Program Mudik Gratis

28 Februari 2026 - 11:30 WIB

ANTARA News

Menteri Trenggono Salurkan Beras Program SPHP untuk Nelayan di Lombok Timur

28 Februari 2026 - 08:30 WIB

ANTARA News

AHY Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Transportasi untuk Mudik

27 Februari 2026 - 21:30 WIB

ANTARA News

Pemprov Jabar Pastikan Ruas Jalan Provinsi Bebas Lubang Saat Mudik Lebaran 2026

27 Februari 2026 - 20:30 WIB

ANTARA News

Kemenhub dan CEO Maskapai Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Keselamatan Penerbangan

26 Februari 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News
Trending di Nusantara