Menteri PU Tekankan Penanganan Cepat Longsor di Aceh Tengah Menlu Sugiono: Traktat RI-Australia Bentuk Forum Konsultasi Keamanan Purbaya Percepat Revisi Aturan Cukai Bioetanol Menanggapi Sorotan Kendala Izin dari Pertamina Wamenkomdigi Minta Platform Digital Kembangkan Solusi Cegah Manipulasi Usia Pengguna Kemenhaj Apresiasi Pelunasan Bipih di Sumbar Capai 107 Persen Meski Terkena Bencana Kemkomdigi Selidiki Dugaan Kebocoran Data Pelamar dalam Proses Rekrutmen

Dunia

Pakar: Tema Keketuaan D8 RI Cerminkan Kepekaan terhadap Perubahan Global

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Pakar Nilai Tema Keketuaan D8 Indonesia Responsif terhadap Perubahan Global

Akademisi Hubungan Internasional dari Universitas Padjadjaran, Teuku Rezasyah, menilai tema yang diangkat dalam masa keketuaan D8 oleh Indonesia menunjukkan adanya kepekaan terhadap perubahan-perubahan yang terjadi di kancah global. Menurut Rezasyah, pemilihan tema tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan menggambarkan kesadaran atas kebutuhan adaptasi dan koordinasi di antara negara-negara berkembang.

Dalam pandangan sang akademisi, tema kepemimpinan semacam ini berfungsi sebagai sinyal politik dan diplomatik. Ia menekankan bahwa tema yang dipilih dapat memengaruhi arah diskusi dan prioritas kerja sama, sekaligus menjadi petunjuk bagi anggota D8 untuk menyelaraskan strategi dalam menghadapi dinamika internasional.

Rezasyah menyampaikan bahwa sensitivitas terhadap perubahan global penting bagi negara-negara yang tergabung dalam forum seperti D8. Hal ini mencakup kemampuan merespons perubahan ekonomi, sosial, serta tantangan lain yang berpotensi memengaruhi stabilitas dan pembangunan. Dengan tema yang reflektif terhadap kondisi dunia, forum dapat lebih efektif menetapkan agenda yang relevan bagi kepentingan bersama.

Lebih jauh, pakar ini melihat bahwa tema keketuaan berperan dalam memperkuat posisi kolektif negara-negara anggota. Tema yang mencerminkan kepekaan terhadap isu global dapat membantu memperjelas prioritas kolektif, memfasilitasi kerja sama yang lebih terfokus, serta meningkatkan kemampuan negosiasi dalam forum internasional yang lebih luas.

Rezasyah juga mencatat aspek komunikasi yang penting: tema yang tepat memudahkan upaya advokasi dan penyusunan kebijakan bersama. Tema tersebut menjadi referensi bagi pihak-pihak terkait dalam merumuskan program kerja, menjajaki inisiatif kolaboratif, dan menyampaikan aspirasi kelompok negara berkembang ke mitra internasional.

Meskipun demikian, pakar tersebut mengingatkan bahwa tema semata tidak cukup jika tidak diikuti langkah konkret. Implementasi program yang sejalan dengan tema adalah krusial agar semangat yang diusung dapat berbuah nyata bagi anggota. Selain itu, sinergi antarpihak dan kontinuitas kebijakan juga diperlukan untuk menjaga momentum selama masa keketuaan.

Sikap kehati-hatian dalam merumuskan dan melaksanakan agenda juga menjadi sorotan. Rezasyah menilai bahwa respons yang tepat terhadap perubahan global memerlukan analisis situasi yang jeli, koordinasi lintas sektor, serta fleksibilitas dalam menyesuaikan strategi ketika kondisi dunia berubah.

Secara keseluruhan, penilaian akademisi ini menegaskan pentingnya tema sebagai alat strategis dalam kepemimpinan multilateral. Tema yang sensitif terhadap perubahan global dapat menjadi landasan untuk memperkuat kerja sama, mengharmoniskan prioritas, dan meningkatkan peran kolektif negara-negara berkembang di arena internasional.

Gagasan-gagasan yang disampaikan oleh Teuku Rezasyah menjadi bahan pertimbangan bagi pemangku kepentingan yang terlibat dalam pelaksanaan keketuaan. Dengan fokus pada implementasi yang nyata dan koordinasi yang baik, tema tersebut diharapkan mampu diarahkan menjadi kebijakan dan inisiatif yang memberi manfaat bagi negara-negara anggota.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Prospek Perundingan Nuklir AS-Iran Dinilai Sulit Diprediksi

6 Februari 2026 - 13:30 WIB

ANTARA News

Iran Tegaskan Lindungi Kepentingan Nasional dan Utamakan Diplomasi untuk Perdamaian Regional

6 Februari 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

Menengok Persiapan Warga China Sambut Tahun Baru Imlek

6 Februari 2026 - 12:30 WIB

ANTARA News

Iran Tempatkan Rudal Balistik Khorramshahr-4, IRGC Konfirmasi Penempatan

6 Februari 2026 - 09:00 WIB

ANTARA News

Gala Desa di Guizhou Hadirkan Pesona Lokal di Lapangan Asosiasi Basket Desa

5 Februari 2026 - 17:30 WIB

ANTARA News
Trending di Dunia