LDII Sumsel Luncurkan Program Pembersihan 326 Tempat Ibadah CENTCOM Tahan Komentar soal Dugaan Keterlibatan Pasukan dalam Serangan di Iran Polresta Malang Minta Warga Segera Lapor Jika Menemukan Dugaan Penimbunan Pangan Satpol PP Jaksel Akan Bongkar Lapangan Padel Tak Berizin di Cilandak Gubernur: Beberapa Program Pusat Sudah Berjalan di Rejang Lebong IRGC Konfirmasi Peluncuran Gelombang Pertama Serangan Roket ke Israel

Politik

Pakar UPNVJ Soroti Pentingnya Transformasi Budaya Politik untuk Cegah Korupsi Kepala Daerah

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Transformasi Budaya Politik sebagai Kunci Pencegahan Korupsi Kepala Daerah

Pakar Ilmu Politik dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ), Ardli Johan Kusuma, menekankan pentingnya transformasi budaya politik sebagai langkah utama untuk mencegah praktik korupsi di kalangan kepala daerah. Menurut Ardli, perubahan ini harus menjadi fokus utama dalam upaya pemberantasan korupsi agar tidak berulang di masa mendatang.

Budaya politik yang baru dirasa mampu membangun kesadaran dan integritas para pejabat daerah untuk menjalankan tugasnya secara jujur dan transparan. Perubahan paradigma ini diyakini dapat menekan potensi korupsi yang selama ini acap kali terjadi dalam birokrasi pemerintahan daerah.

Menurut Ardli, bukan hanya aspek hukum yang harus diperkuat, tetapi juga harus dilakukan transformasi budaya dan perilaku agar setiap pejabat daerah memiliki kesadaran tinggi terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih. Hal ini penting untuk membentuk lingkungan politik yang sehat dan beretika.

Pencegahan korupsi akan lebih efektif jika diiringi dengan pendidikan politik yang menyeluruh dan penanaman nilai-nilai anti-korupsi sejak dini kepada aparat pemerintahan dan masyarakat. Dengan demikian, budaya politik yang diwarnai dengan integritas dan akuntabilitas dapat menjadi fondasi utama dalam menjalankan pemerintahan daerah.

Ardli Johan Kusuma juga menilai bahwa kasus korupsi yang kerap terjadi pada tingkat kepala daerah harus jadi bahan evaluasi sekaligus pendorong untuk melakukan reformasi mendasar dalam sistem politik dan tata kelola pemerintahan daerah. Transformasi ini akan membantu membangun sistem pemerintahan yang lebih transparan dan bertanggung jawab.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pertemuan Hangat Prabowo dan MBZ Perkokoh Kemitraan Strategis RI-PEA

27 Februari 2026 - 10:00 WIB

AHY: Indonesia Perlu Kapasitas Tampungan Air 150 Meter Kubik per Kapita

24 Februari 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News

Anggota DPR Minta Percepatan dan Pemerataan Imunisasi Nasional untuk Cegah Campak

24 Februari 2026 - 13:00 WIB

ANTARA News

Menko PM: Direksi Baru Jadi Momentum Transformasi Menyeluruh BPJS Kesehatan

23 Februari 2026 - 14:30 WIB

ANTARA News

Politik Kemarin: Dari Penilaian Diplomasi di BoP hingga Situasi Keamanan Papua

23 Februari 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News
Trending di Politik