Raymond Indra/Nikolaus Joaquin Akui Penampilan Belum Maksimal saat Hadapi Ganda Thailand BMKG: Tiga Kabupaten di Sulawesi Utara Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang Menag: Tasawuf sebagai Kunci Menjaga Masa Depan Bumi FAKTA: Penonaktifan Kepesertaan BPJS Kesehatan PBI Dinilai Mengancam Nyawa Pasien Gagal Ginjal Danantara Gelar Groundbreaking Enam Proyek Hilirisasi Bernilai 7 Miliar Dolar AS Basarnas Lanjutkan Operasi Pencarian Korban Longsor di Pasirlangu Secara Terbatas

Olahraga

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin Akui Penampilan Belum Maksimal saat Hadapi Ganda Thailand

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Jakarta — Pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin, mengakui bahwa penampilan mereka belum mencapai level terbaik ketika berjumpa dengan wakil dari Thailand. Pernyataan itu muncul usai laga yang menurut keduanya tidak berjalan sesuai harapan.

Keduanya mengakui ada beberapa aspek permainan yang tidak berjalan mulus sehingga hasil yang diharapkan tidak tercapai. Walau tidak merinci secara teknis satu per satu, Raymond dan Joaquin menyebut penampilan mereka secara keseluruhan belum maksimal saat bersua lawan asal Thailand tersebut.

Secara umum, pengakuan semacam ini sering menjadi tanda bahwa atlet menyadari adanya celah dalam persiapan atau pelaksanaan pertandingan. Raymond/Joaquin menilai bahwa ada hal-hal kecil yang perlu dibenahi agar performa tim bisa meningkat pada pertemuan berikutnya dengan lawan sejenis.

Foto yang menyertai laporan menunjukkan pasangan tersebut dalam momen setelah pertandingan, dengan keterangan yang mengindikasikan status runner-up pada perhelatan Indonesia Masters 2026. Gambaran itu memperlihatkan sisi perjuangan tim meski belum berhasil tampil maksimal pada laga penting yang melibatkan ganda Thailand.

Keterangan pernyataan mereka menempatkan fokus pada kebutuhan untuk evaluasi dan perbaikan. Pengakuan atas performa yang belum optimal menjadi bagian dari proses atlet dalam memetakan langkah ke depan, baik dari sisi teknik maupun kesiapan mental saat berkompetisi di level internasional.

Dalam olahraga beregu dan ganda seperti bulu tangkis, konsistensi performa menjadi faktor penentu keberhasilan jangka panjang. Kegagalan pada satu pertemuan seringkali dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi untuk menyusun program latihan yang lebih terarah, memperbaiki strategi serta komunikasi di lapangan.

Raymond dan Joaquin, melalui pengakuan mereka, menunjukkan sikap terbuka terhadap proses pembenahan. Hal ini penting karena akurasi penilaian diri oleh atlet kerap menentukan efektivitas intervensi pelatih dan tim pelatihan.

Meski hasil pertandingan melawan ganda Thailand tidak memuaskan menurut penilaian pemain sendiri, pengalaman tersebut tetap menjadi bagian dari perjalanan kompetitif yang berkontribusi pada pengembangan kemampuan. Setiap pertemuan dengan lawan berkualitas umumnya menyajikan pelajaran penting yang bisa meningkatkan kesiapan saat menghadapi kompetisi berikutnya.

Publik dan pengamat biasanya menanti langkah selanjutnya dari pasangan yang mengakui kelemahan seperti ini: apakah mereka akan melakukan perubahan teknik, menambah variasi latihan, atau fokus pada aspek mental. Bagaimanapun, pernyataan Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin memperlihatkan kesadaran profesional yang diperlukan untuk bangkit dan memperbaiki performa di masa datang.

Dengan pengakuan terbuka mengenai penampilan yang kurang maksimal, harapan diarahkan pada perbaikan berkelanjutan. Para pendukung tentu menunggu respons pasangan ini dalam latihan dan pertandingan selanjutnya sebagai bentuk tindak lanjut atas evaluasi yang telah diakui.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kapten Togo: Skuad Muda Dibawa untuk Tantang Indonesia di Piala Davis

6 Februari 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News

Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin Samakan Kedudukan untuk Indonesia Lawan Malaysia

5 Februari 2026 - 20:30 WIB

ANTARA News

Alex Marquez Tercepat di Sesi Terakhir Tes MotoGP di Sepang

5 Februari 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Dua Kali Tertinggal, Iran Bangkit dan Amankan Tiket Final ke-16

5 Februari 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News

Hangtuah Jakarta Unggul 79-70 atas Satya Wacana di IBL 2026

4 Februari 2026 - 21:00 WIB

ANTARA News
Trending di Olahraga