Kemenhub Tegaskan: Bus Bertanda ‘Silang Merah’ Dinilai Tidak Layak Beroperasi Kementan Salurkan 151 Ribu Dosis Vaksin untuk Pengendalian PMK di Jawa Barat Kemendag Targetkan Transaksi UMKM ‘BISA Ekspor’ Capai Rp2,27 Triliun pada 2025 Polda Metro Jaya Ungkap Peredaran Ganja Sekitar 9,4 Kilogram di Jakarta Timur Partai Bhumjaithai Pimpin Perolehan Suara dalam Pemilu Legislatif Thailand Layanan SIM Keliling Polda Metro Jaya Hadir di Lima Lokasi Jakarta pada Senin

Nusantara

Dari Aceh hingga Sumbar, Pembangunan Huntara dan Huntap Dilaporkan Terus Berlanjut

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Pembangunan Hunian Bagi Warga Terdampak Terus Berjalan

Tim Media Presiden menyampaikan bahwa proses pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) untuk warga terdampak bencana atau kondisi darurat masih berlangsung di sejumlah daerah, mencakup wilayah dari Aceh hingga Sumatera Barat.

Huntara dan huntap menjadi bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan tempat tinggal bagi masyarakat yang kehilangan atau tidak dapat menempati hunian mereka. Huntara dirancang sebagai solusi sementara untuk menampung kebutuhan dasar warga, sementara huntap diarahkan untuk menyajikan hunian yang lebih permanen dan layak huni.

Dalam laporannya, Tim Media Presiden menekankan kelanjutan pelaksanaan kedua jenis hunian tersebut di daerah-daerah terdampak. Pembangunan ini melibatkan berbagai tahapan mulai dari persiapan lahan dan infrastruktur dasar hingga pembentukan unit hunian yang dapat ditempati oleh keluarga terdampak.

Meski laporan tidak merinci jumlah unit atau jadwal penyelesaian, informasi yang disampaikan menunjukkan fokus pada keberlanjutan program penanganan hunian bagi masyarakat yang terdampak. Upaya ini diharapkan dapat membantu memulihkan kondisi sosial dan ekonomi warga yang sempat terganggu akibat kejadian yang menyebabkan kebutuhan hunian mendesak.

Pelaksanaan pembangunan huntara dan huntap memerlukan koordinasi lintas pihak serta perhatian pada aspek keselamatan, kelayakan bangunan, dan akses terhadap infrastruktur pendukung. Tahap awal umumnya mencakup penyediaan fasilitas dasar yang dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari warga selama masa transisi.

Gambar terkait laporan menunjukkan kondisi lapangan saat pembangunan berlangsung, memberikan gambaran bahwa proses fisik pembangunan telah berlangsung di beberapa lokasi di Pulau Sumatera bagian barat. Visualisasi lapangan membantu publik memahami situasi di lokasi terdampak dan tahapan yang telah ditempuh.

Sementara informasi rinci tentang jumlah keluarga penerima manfaat, target waktu penyelesaian, atau lokasi spesifik per unit hunian tidak disertakan dalam ringkasan tersebut, pelaporan oleh Tim Media Presiden mengindikasikan adanya kelanjutan aktivitas pembangunan sebagai respons terhadap kebutuhan hunian di Aceh hingga Sumatera Barat.

Penting bagi publik untuk memperoleh pembaruan berkala dari sumber resmi mengenai perkembangan proyek ini, termasuk aspek penyaluran bantuan, kualitas hunian yang dibangun, serta langkah-langkah tindak lanjut untuk pemulihan jangka panjang bagi komunitas terdampak.

Dengan berjalannya pembangunan huntara dan huntap di wilayah-wilayah terdampak, diharapkan keluarga yang sempat kehilangan tempat tinggal dapat segera menempati hunian yang layak, sehingga proses pemulihan kehidupan sehari-hari dapat berjalan lebih efektif.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kementan Salurkan 151 Ribu Dosis Vaksin untuk Pengendalian PMK di Jawa Barat

9 Februari 2026 - 10:00 WIB

ANTARA News

400 Tukang Becak di Madiun Terima Becak Listrik, Separuh untuk Sektor Wisata

8 Februari 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

100 Abang Becak di Pacitan Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo

8 Februari 2026 - 16:30 WIB

ANTARA News

TNI Selesaikan Pembangunan Jembatan Armco di Tapanuli Tengah, Akses Warga Kembali Pulih

7 Februari 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Perum Perhutani Salurkan Madu dan Minyak Kayu Putih untuk Warga Terdampak Bencana di Sumatera

7 Februari 2026 - 15:00 WIB

ANTARA News
Trending di Nusantara