Anggota Komisi XII DPR, Ratna Juwita Sari, meminta langkah cepat dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk menjamin ketersediaan air bersih bagi warga Tangerang Selatan (Tangsel) setelah terjadinya pencemaran di sungai setempat. Desakan tersebut menyoroti kebutuhan mendesak warga yang terdampak kondisi lingkungan air yang tercemar, dan menuntut adanya fasilitasi pasokan air yang memadai.
Desakan agar Pemerintah Fasilitasi Pasokan Air
Menurut Ratna, masalah pencemaran sungai tidak hanya berdampak pada kualitas lingkungan, tetapi juga mengancam ketersediaan air layak minum bagi masyarakat. Oleh karena itu, dia mengimbau agar pemerintah di semua tingkatan berkoordinasi untuk menyediakan solusi pasokan air bersih sebagai prioritas sementara dilakukan penanganan sumber pencemaran.
Permintaan fasilitasi ini diarahkan kepada kedua pihak pemerintahan, yakni tingkat pusat dan daerah, dengan harapan ada respons yang cepat untuk meringankan beban warga yang mengalami gangguan pasokan air akibat kondisi sungai yang tercemar.
Kebutuhan Mendesak dan Koordinasi
Desakan tersebut menekankan perlunya langkah-langkah penanggulangan yang bersifat segera dan terkoordinasi. Langkah awal yang diminta adalah memastikan akses sementara terhadap air bersih bagi keluarga dan fasilitas umum yang terdampak, sekaligus menyusun rencana jangka menengah hingga panjang untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.
Ratna juga menyoroti pentingnya peran pemerintah daerah dalam menanggapi situasi di lapangan, sekaligus memastikan bahwa kebijakan dan program yang dijalankan dapat diimplementasikan dengan cepat untuk melayani kebutuhan warga.
Fokus pada Kesejahteraan Warga
Dalam catatan desakannya, prioritas utama adalah kesejahteraan warga. Pasokan air bersih menjadi kebutuhan dasar yang harus dipenuhi, sehingga penanganan pencemaran sungai harus disertai dengan upaya memastikan warga tidak mengalami kekurangan air aman untuk konsumsi dan kebutuhan sehari-hari.
Permintaan ini muncul sebagai respons terhadap kondisi lingkungan yang mempengaruhi kualitas hidup masyarakat. Penanganan yang tepat diharapkan dapat mengurangi dampak langsung terhadap kesehatan dan kegiatan sehari-hari penduduk setempat.
Langkah Berikutnya
Langkah lanjutan yang diharapkan melibatkan pemantauan kondisi sungai, identifikasi sumber pencemaran, serta penyusunan skenario penanganan yang jelas untuk jangka pendek dan panjang. Selain itu, koordinasi antarinstansi diharapkan menyelaraskan upaya fasilitasi pasokan air bersih dan perbaikan kualitas lingkungan.
Sampai langkah-langkah tersebut diimplementasikan, desakan dari DPR ini menjadi sinyal bagi pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat tindakan yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh warga Tangsel.
Foto terkait: Warta Bumi
Foto: ANTARA News






