KAI Tindaklanjuti Laporan Pelecehan Seksual pada Layanan Commuter Line dengan Bantuan CCTV Analytic Polairud Polres Penajam Ajak Warga Bersama Cegah Pencemaran Sampah Ratusan Polantas Diterjunkan Amankan Lalu Lintas pada Puncak Perayaan Imlek Nasional China Catat Kualitas Udara Terbaik Sejak Awal Pemantauan pada 2025 Pemprov Jatim Siapkan 17 Rute Bus dan Dua Rute Kapal untuk Program Mudik Gratis Menlu AS Minta Warga Amerika Tinggalkan Iran dan Melarang Perjalanan ke Sana

Otomotif

Stellantis dan Leapmotor Bentuk Leapmotor International untuk Perluas Pasar Kendaraan Listrik

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Jakarta (ANTARA) — Dua perusahaan otomotif global, Stellantis dan Leapmotor, telah secara resmi membentuk entitas baru bernama Leapmotor International sebagai bagian dari kerja sama strategis yang dimulai pada Oktober 2023. Langkah ini menandai upaya bersama untuk memperluas jangkauan kendaraan listrik di pasar internasional.

Kerja sama yang berlanjut sejak Oktober 2023

Pada bulan Oktober 2023, kedua pihak menjalin kerja sama strategis yang kemudian berujung pada pembentukan Leapmotor International. Langkah ini dipandang sebagai kelanjutan hubungan antara dua perusahaan yang memiliki kepentingan besar dalam pengembangan dan pemasaran kendaraan listrik. Nama entitas baru tersebut mencerminkan fokus pada upaya internasionalisasi produk dan layanan berkaitan dengan kendaraan listrik.

Tujuan pembentukan Leapmotor International

Pendirian Leapmotor International dimaksudkan untuk menjadi platform bagi kedua perusahaan dalam memperluas kehadiran kendaraan listrik ke pasar global. Entitas baru ini diposisikan untuk mengoordinasikan langkah-langkah yang diperlukan agar produk kendaraan listrik dapat menjangkau konsumen di berbagai negara, selaras dengan tren global yang semakin memihak elektrifikasi transportasi.

Signifikansi bagi pasar kendaraan listrik

Kolaborasi antara Stellantis dan Leapmotor serta pembentukan Leapmotor International menunjukkan tingginya perhatian terhadap potensi pertumbuhan pasar kendaraan listrik di tingkat internasional. Inisiatif ini mencerminkan strategi perusahaan untuk memperkuat posisi dalam kompetisi global yang semakin ketat, sekaligus memanfaatkan sumber daya dan kapabilitas bersama demi percepatan adopsi teknologi ramah lingkungan.

Meskipun detail operasional dan langkah-langkah implementasi Leapmotor International belum diuraikan secara rinci dalam keterangan awal, pembentukan entitas ini menjadi sinyal penting bagi pemangku kepentingan industri otomotif serta konsumen yang memantau perkembangan kendaraan listrik. Ke depannya, langkah-langkah bisnis dan penyesuaian strategi pemasaran akan menjadi penentu bagaimana entitas baru ini berkontribusi pada penetrasi pasar kendaraan listrik secara global.

Gambaran awal dan harapan

Untuk saat ini, yang diumumkan adalah pembentukan Leapmotor International sebagai hasil dari hubungan strategis yang dimulai pada Oktober 2023. Pengumuman ini mendapat perhatian di kalangan pelaku industri otomotif karena mengindikasikan niat kedua perusahaan untuk mengintensifkan upaya internasional dalam segmen kendaraan listrik.

Informasi lebih rinci mengenai struktur, cakupan operasional, dan rencana peluncuran produk melalui Leapmotor International masih menunggu pengumuman lanjutan dari pihak terkait. Namun, pembentukan entitas ini sendiri sudah menjadi langkah awal yang penting dalam upaya memperluas ekosistem kendaraan listrik ke pasar yang lebih luas.

Gambar terkait: ilustrasi otomotif (sumber: ANTARA)

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Genesis Masuki Tahap Konsultasi Pelanggan, Siap Memasuki Pasar Otomotif Indonesia

19 Februari 2026 - 20:30 WIB

ANTARA News

China Wacanakan Kewajiban Kontrol Fisik pada Mobil dan Pengurangan Layar Sentuh

17 Februari 2026 - 12:30 WIB

ANTARA News

Audi Perkenalkan SUV Listrik E7X untuk Public di Beijing Auto Show 2026

17 Februari 2026 - 11:30 WIB

ANTARA News

Maextro S800 Jadi Sedan Mewah Terlaris di China pada Januari 2026

14 Februari 2026 - 11:30 WIB

ANTARA News

DFSK Tegaskan Indonesia sebagai Pilar Produksi Utama untuk Pasar Asia Tenggara

11 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Otomotif