Wakil Wali Kota Minta Posbankum Ambil Peran dalam Penanggulangan Narkotika di Jakarta Utara Microsoft Umumkan ‘Project Helix’ sebagai Nama Kode Xbox Generasi Berikutnya Google Mulai Menandai Aplikasi yang Dinilai Menguras Baterai di Play Store Pemprov DKI Siapkan Mudik Gratis Angkutan Laut ke 10 Pulau di Kepulauan Seribu Iran Bantah Laporan Militer AS yang Menuding Kemampuan Rudal Menurun Eks Direktur Gas Pertamina Heran dengan Alasan Penahanan dalam Kasus Korupsi Pengadaan LNG

Hukum

Polri Ungkap Peredaran Kosmetik Ilegal ‘LC’ yang Mengandung Merkuri dan Hidrokuinon

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Polri Bongkar Kosmetik Ilegal

Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran kosmetik ilegal yang beredar dengan merek “LC”. Produk tersebut dilaporkan mengandung zat berbahaya, yakni merkuri dan hidrokuinon.

Pengungkapan kasus ini menegaskan perhatian aparat penegak hukum terhadap peredaran produk kosmetik yang tidak memenuhi ketentuan dan berpotensi membahayakan konsumen. Identitas merek “LC” menjadi pusat pemeriksaan setelah ditemukan kandungan yang tidak sesuai standar keamanan kosmetik.

Kasus ini turut menarik perhatian publik karena dua zat yang disebutkan, merkuri dan hidrokuinon, dikenal sebagai bahan yang dilarang atau diatur ketat penggunaannya dalam produk perawatan kulit pada banyak regulasi. Temuan adanya zat tersebut pada produk “LC” mendorong proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak yang berwenang.

Foto terkait pengungkapan perkara memperlihatkan dokumentasi barang bukti yang menjadi bagian dari proses penegakan hukum. Langkah penindakan ini diharapkan menekan peredaran produk ilegal dan melindungi konsumen dari risiko penggunaan kosmetik yang tidak aman.

Peristiwa ini menggarisbawahi peran aparat dalam mengawasi rantai distribusi produk kosmetik serta pentingnya kepatuhan produsen dan pelaku perdagangan terhadap aturan yang berlaku. Masyarakat dianjurkan untuk selalu berhati-hati dan memeriksa legalitas serta komposisi produk sebelum melakukan pembelian atau penggunaan.

Informasi lebih rinci mengenai perkembangan penyidikan, termasuk tindakan hukum terhadap pihak-pihak terkait dan langkah selanjutnya oleh penegak hukum, akan mengikuti sesuai dengan proses penyelidikan yang berlangsung.

Gambar:

Pengungkapan kosmetik ilegal

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wakil Wali Kota Minta Posbankum Ambil Peran dalam Penanggulangan Narkotika di Jakarta Utara

6 Maret 2026 - 09:00 WIB

ANTARA News

Eks Direktur Gas Pertamina Heran dengan Alasan Penahanan dalam Kasus Korupsi Pengadaan LNG

5 Maret 2026 - 20:30 WIB

ANTARA News

Imigrasi Ponorogo Deportasi Warga Malaysia yang Diduga Overstay Belasan Tahun

5 Maret 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Pemerintah Tegaskan Tak Tolerir Praktik “Mark Up” Bahan Baku oleh SPPG

5 Maret 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News

Imigrasi Bogor Mengumumkan Pengungkapan Sindikat Penipuan Daring

4 Maret 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News
Trending di Hukum