Huawei Umumkan 10 Tren Smart PV & ESS 2026 dengan Tema “All-Scenario Grid-Forming” 1,5 Juta Pegawai Kemenag Terlayani Lewat Pembelajaran Digital Sepanjang 2025 BBMKG Imbau Waspada: Gelombang Hingga 2,5 Meter Berpotensi Terjadi di Perairan Bali Unhas Kirim 10 Mahasiswa Keperawatan Ikuti Program Sakura Exchange di Jepang KPK Dalami Kegiatan HM Kunang Berdasarkan Keterangan Sopir Pribadi BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir

Humaniora

Badan Bahasa Ingatkan Pentingnya Perhatian pada Komunikasi Multimodal bagi Pekerja Media

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mengajak petugas hubungan masyarakat (humas) serta pekerja media untuk memberi perhatian serius pada praktik komunikasi multimodal. Dorongan ini menekankan perlunya kehati-hatian dalam menyusun pesan yang menggabungkan berbagai unsur—teks, gambar, audio, dan tata letak—agar informasi yang disampaikan mudah dipahami oleh khalayak luas.

Apa itu komunikasi multimodal?

Istilah komunikasi multimodal merujuk pada cara berkomunikasi yang memanfaatkan lebih dari satu mode penyampaian. Di era digital, pesan tidak lagi hanya disampaikan melalui tulisan atau lisan saja, melainkan diperkaya oleh elemen visual, grafik, suara, dan format tata letak yang memengaruhi cara penerimaan informasi oleh audiens.

Alasan perhatian perlu ditingkatkan

Pentingnya perhatian terhadap komunikasi multimodal muncul karena kombinasi unsur-unsur tersebut berdampak pada kejelasan pesan, keterbacaan, dan kesan yang ditimbulkan. Ketika unsur–unsur visual dan verbal tidak selaras, potensi kesalahpahaman meningkat. Oleh sebab itu, perancangan pesan yang cermat wajib menjadi bagian dari praktik kerja humas dan jurnalis.

Aspek yang perlu diperhatikan

Beberapa aspek yang sebaiknya diperhatikan oleh pekerja media dan petugas humas meliputi konsistensi bahasa, keterpaduan antara teks dan gambar, serta pemilihan istilah yang sesuai dengan audiens. Selain itu, susunan informasi dan prioritas konten harus dirancang agar pesan utama mudah dikenali tanpa mengorbankan akurasi.

Tujuan penekanan pada multimodal

Penekanan ini bertujuan membantu profesional komunikasi menyampaikan informasi secara efektif, meminimalkan ambiguitas, dan membangun hubungan yang lebih baik dengan publik. Komunikasi yang terstruktur dan mempertimbangkan berbagai mode penyampaian dapat meningkatkan keterlibatan audiens serta memperkuat pemahaman terhadap isi pesan.

Kaitannya dengan praktik jurnalistik dan humas

Bagi jurnalis dan petugas humas, memperhatikan komunikasi multimodal berarti menilai setiap unsur pesan — dari pilihan kata hingga elemen visual — secara terpadu. Hal ini penting untuk menjaga kredibilitas, menyajikan informasi yang akurat, dan memastikan materi komunikasi dapat diakses oleh berbagai kelompok pembaca atau penonton.

Dengan meningkatnya penggunaan platform digital, pesan berformat multimodal semakin lazim. Mengelola keberagaman mode penyampaian tersebut secara profesional menjadi bagian dari tanggung jawab penyampai informasi agar pesan yang disebarkan tetap jelas, etis, dan mudah diterima.

Kesimpulan: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mengingatkan agar pekerja media dan petugas humas lebih memperhatikan aspek multimodal dalam pekerjaan mereka. Perhatian yang lebih besar terhadap perpaduan teks, visual, dan elemen lain berkontribusi pada penyampaian informasi yang lebih efektif dan dapat mengurangi potensi salah pengertian.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

1,5 Juta Pegawai Kemenag Terlayani Lewat Pembelajaran Digital Sepanjang 2025

14 Januari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News

Unhas Kirim 10 Mahasiswa Keperawatan Ikuti Program Sakura Exchange di Jepang

14 Januari 2026 - 08:30 WIB

ANTARA News

Mendukbangga: Program Makan Bergizi Berperan Turunkan Stunting di Jawa Barat

12 Januari 2026 - 20:00 WIB

ANTARA News

Dosen Sekolah Vokasi Undip Anggun Puspitarini Siswanto Raih Penghargaan dari Kampus di Jerman

12 Januari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News

Menteri PPPA Sampaikan Dukacita atas Meninggalnya Ibu dan Balita di Kebumen

11 Januari 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News
Trending di Humaniora