BBKSDA: Dua Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Wafat Akibat Virus Panleukopenia Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Menghadapi El Nino Godzilla Puncak Gelombang Kedua Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diperkirakan Terjadi Minggu Jalan Kayu Mas Utara di Pulogadung Amblas, Mobilitas Pengendara Terganggu Sejak Lebaran Kesepakatan Inggris-Prancis 2023 Dikaitkan dengan Peningkatan Kematian Migran di Selat Inggris Dari Sampah Jadi Harapan: SATURUMA dan Pandawara Luncurkan Program CSR untuk Lingkungan

Nusantara

UGM Siap Dirikan Hunian Sementara di Aceh Tamiang dengan Material Kayu Hanyut

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

UGM akan Bangun Hunian Sementara untuk Penyintas Banjir di Aceh Tamiang

Universitas Gadjah Mada (UGM) menyatakan kesiapan untuk membangun hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Dalam rencana tersebut, UGM akan memanfaatkan material kayu yang terbawa arus atau dikenal sebagai kayu hanyut.

Rencana Pemanfaatan Kayu Hanyut

Menurut informasi yang disampaikan, penggunaan kayu hanyut akan menjadi bagian dari upaya pembangunan huntara. Pilihan material ini disebut sebagai bagian dari pendekatan yang akan diterapkan dalam pembangunan hunian sementara bagi penyintas bencana banjir di wilayah tersebut.

Tujuan Pendirian Huntara

Pendirian hunian sementara ini ditujukan untuk memberikan tempat tinggal sementara bagi keluarga yang terkena dampak banjir. Inisiatif pembangunan huntara dilakukan sebagai respons terhadap kebutuhan hunian pascabencana dan bertujuan menyediakan ruang yang layak bagi penyintas.

Langkah Selanjutnya

UGM menyatakan kesiapan untuk melaksanakan pembangunan tersebut di Aceh Tamiang. Detail lebih lanjut mengenai pelaksanaan, seperti waktu pembangunan, jumlah hunian, atau teknis penyusunan material, belum diungkap secara rinci dalam keterangan awal yang tersedia.

Penggunaan kayu hanyut menjadi fokus dalam rencana awal ini. Pemilihan material tersebut diusulkan sebagai komponen yang akan digunakan dalam pembangunan huntara, sesuai dengan rencana yang diumumkan.

Peran dan Harapan

Pihak universitas tampil sebagai inisiator yang menyatakan kesiapan membangun hunian sementara bagi masyarakat terdampak. Harapan dari langkah ini adalah tersedianya tempat tinggal sementara yang dapat membantu meringankan kondisi penyintas banjir di wilayah yang disebutkan.

Informasi lebih lengkap mengenai pelaksanaan proyek dan rinciannya diharapkan tersedia pada tahap komunikasi selanjutnya dari pihak terkait. Untuk saat ini, publik mendapat informasi bahwa UGM akan membangun huntara di Aceh Tamiang dan akan memanfaatkan kayu hanyut sebagai salah satu material utama.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Satgas PRR Percepat Pemulihan Sumatera Lewat Sinergi Antar Daerah

25 Maret 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Arus Balik H+3 Idul Fitri di Pelabuhan Ketapang: Ramai Namun Lancar

24 Maret 2026 - 12:00 WIB

ANTARA News

BPKH Fasilitasi Pemulangan 675 Warga Lampung ke Jawa Lewat Program Balik Kerja Bareng

23 Maret 2026 - 14:00 WIB

ANTARA News

Perantau Malalo Targetkan Donasi Lebih dari Rp1 Miliar untuk Wilayah Terdampak Bencana

22 Maret 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News

Satlantas Polres Cimahi Terapkan Sistem Buka Tutup dan Satu Arah di Jalur Wisata Lembang

22 Maret 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News
Trending di Nusantara