BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Politik

Pengamat: Kunker Mendagri Perkuat Kapasitas Penanganan Bencana di Sumatera

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Pengamat Nilai Kunker Mendagri Tingkatkan Penanganan Bencana di Sumatera

Pengamat politik dari Universitas Bung Karno (UBK), Faisyal Chaniago, menilai rangkaian kunjungan kerja yang dilakukan Menteri Dalam Negeri memiliki peran penting dalam memperkuat penanganan bencana di wilayah Sumatera. Menurut Faisyal, kunjungan semacam itu dapat mempererat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah serta meningkatkan kesiapsiagaan di daerah rawan bencana.

Koordinasi pusat-daerah

Faisyal mengemukakan bahwa salah satu manfaat utama kunjungan kerja menteri ialah memperlancar komunikasi dan sinkronisasi kebijakan antara instansi pusat dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Dengan tatap muka langsung, ia menilai berbagai kendala administratif, teknis, dan pendanaan dalam mitigasi maupun respons darurat bisa lebih cepat diidentifikasi dan ditindaklanjuti.

Peningkatan kesiapsiagaan

Menurut pengamat tersebut, keberadaan pejabat pusat di lapangan dapat mendorong percepatan evaluasi terhadap kesiapan sarana prasarana penanggulangan bencana, termasuk alur distribusi bantuan dan jalur komunikasi darurat. Kegiatan lapangan dinilai memberi gambaran nyata terkait kebutuhan wilayah terdampak sehingga perencanaan dan penganggaran menjadi lebih tepat sasaran.

Sinergi antarlembaga

Faisyal juga menyoroti aspek sinergi antarlembaga pemerintahan dalam penanganan bencana. Kunjungan kerja menteri, menurutnya, membuka ruang koordinasi yang lebih luas antara kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan satuan tugas terkait. Hal ini penting agar respons saat bencana dapat berjalan terpadu dan mengurangi tumpang tindih tugas.

Pesan politik dan administratif

Selain aspek teknis, kunjungan pejabat tinggi negara juga membawa pesan politik dan administratif. Faisyal menilai kehadiran menteri di daerah menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap persoalan setempat, sekaligus menegaskan pentingnya akuntabilitas pengelolaan bantuan dan penanganan pascabencana.

Peran pengawasan dan evaluasi

Sebagai pengamat, Faisyal menyebut bahwa kunjungan kerja dapat dimanfaatkan sebagai momen untuk melakukan pengawasan program-program penanggulangan bencana yang sudah berjalan. Evaluasi langsung di lapangan memungkinkan pemetaan ulang prioritas intervensi serta rekomendasi perbaikan yang lebih cepat dibandingkan mekanisme administratif jarak jauh.

Tindak lanjut yang diharapkan

Faisyal mengharapkan agar hasil kunjungan kerja diikuti oleh langkah-langkah kongkrit, misalnya penguatan kapasitas kebencanaan pada level daerah, perbaikan alur distribusi bantuan, dan peningkatan mekanisme koordinasi lintas sektoral. Ia menekankan pentingnya kontinuitas perhatian dari pemerintah pusat agar upaya penanggulangan bencana tidak hanya bersifat reaktif tetapi juga proaktif melalui mitigasi dan kesiapsiagaan jangka panjang.

Rangkaian kunjungan kerja menteri itu mendapat sorotan dari berbagai pihak, termasuk akademisi dan praktisi kebencanaan, yang menilai kunjungan lapangan merupakan bagian strategis untuk mempercepat penanganan dampak bencana di wilayah-wilayah rawan. Pendapat pengamat dari UBK ini menegaskan harapan agar sinergi dan tindak lanjut kebijakan berjalan konsisten demi meningkatkan perlindungan bagi masyarakat di Sumatera.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Prabowo Tetapkan Target Renovasi 60 Ribu Sekolah dalam Tahun Ini

13 Januari 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News

Pilkada Langsung: Demokrasi Prosedural dan Keterbatasan Kesejahteraan Daerah

13 Januari 2026 - 12:30 WIB

ANTARA News

Wapres Gibran Kenakan Tas Noken saat Kunjungan dari Biak hingga Yahukimo

13 Januari 2026 - 11:30 WIB

ANTARA News

Hanya 294 dari 579 Anggota DPR Hadir pada Rapat Paripurna Ke-11 Masa Persidangan III

13 Januari 2026 - 11:00 WIB

ANTARA News

Prabowo Tegaskan Kekuatan Kabinet Merah Putih dan Imbau Waspada Terhadap Analisis Medsos

12 Januari 2026 - 21:30 WIB

ANTARA News
Trending di Politik