Latihan Beban pada Anak: Klarifikasi dari Spesialis
Spesialis kesehatan olahraga dr. Andhika Raspati, Sp.KO menyatakan bahwa praktik latihan angkat beban pada anak tidak menyebabkan tubuh menjadi pendek. Pernyataan ini muncul sebagai tanggapan terhadap kekhawatiran yang masih berkembang di kalangan orang tua dan masyarakat tentang efek latihan beban terhadap pertumbuhan anak.
Membongkar Kekhawatiran
Kekhawatiran bahwa angkat beban dapat menghambat pertumbuhan anak telah beredar lama. Dalam penjelasan singkatnya, dr. Andhika menegaskan bahwa pandangan tersebut termasuk mitos yang perlu diluruskan. Penegasan dari seorang ahli di bidang kesehatan olahraga bertujuan memberi wawasan yang lebih jelas bagi orang tua dan pihak-pihak yang mengawasi aktivitas fisik anak.
Pentingnya Informasi yang Jelas
Pernyataan dari dr. Andhika menggarisbawahi kebutuhan akan informasi yang akurat ketika orang tua mempertimbangkan berbagai bentuk aktivitas fisik untuk anak. Ketersediaan keterangan dari tenaga medis dan ahli menjadi rujukan penting untuk membedakan antara fakta dan anggapan populer.
Peran Komunikasi antara Orang Tua dan Tenaga Profesional
Menjadi penting bagi orang tua untuk mencari penjelasan dari sumber yang kredibel ketika mendengar klaim yang menimbulkan kekhawatiran. Pernyataan dari seorang spesialis seringkali dimaksudkan untuk membantu masyarakat memahami isu kesehatan dengan dasar keahlian medis.
Gambaran umum: dr. Andhika, sebagai ahli di bidang kesehatan olahraga, menyampaikan penjelasan singkat yang menentang anggapan bahwa latihan beban akan membuat anak menjadi pendek. Pernyataan ini merupakan bagian dari upaya memberi kepastian dan mengurangi kekhawatiran seputar aktivitas fisik anak.
Catatan Penutup
Pernyataan dari tenaga medis dapat dijadikan acuan awal dalam mengambil keputusan terkait kegiatan fisik anak. Untuk mendapatkan gambaran lebih lengkap dan penyesuaian terhadap kondisi individu, berkomunikasilah dengan profesional kesehatan yang berkompeten.
Foto: ANTARA News






