Satpol PP Jaksel Akan Bongkar Lapangan Padel Tak Berizin di Cilandak Gubernur: Beberapa Program Pusat Sudah Berjalan di Rejang Lebong IRGC Konfirmasi Peluncuran Gelombang Pertama Serangan Roket ke Israel Indonesia dan Mimpi Kolektif Negara D-8: Menopang Harap dari Posisi Menunggu BI: Kapasitas Penyaluran Kredit Masih Longgar, Didorong untuk Percepat Pertumbuhan Pengamat Dorong Tetap Dibukanya Opsi Transit Saat Diskon Tiket Pesawat untuk Mudik

Nusantara

Banjir Luapan Sungai Rendam Ratusan Desa di Besuki, Bapak dan Anak Tewas Tersengat Listrik

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Banjir Luapan Sungai Rendam Rumah di Besuki, Dua Orang Meninggal Akibat Tersengat Listrik

Banjir akibat meluapnya aliran sungai melanda sejumlah desa di Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, sehingga merendam seribuan rumah. Peristiwa ini juga menelan korban jiwa, yakni seorang bapak dan anak yang dilaporkan tewas karena tersengat arus listrik saat air masuk ke dalam hunian.

Peristiwa luapan sungai tersebut menyebabkan genangan luas yang merendam pemukiman di beberapa titik. Berdasarkan laporan awal, jumlah rumah yang terdampak mencapai seribuan unit, dengan ketinggian air bervariasi antara area ke area.

Korban jiwa dalam kejadian ini adalah seorang bapak dan anak. Kedua korban dilaporkan meninggal akibat tersengat listrik saat banjir merendam bangunan tempat tinggal mereka. Kejadian tersebut menyoroti risiko tambahan yang muncul saat banjir terjadi, yakni bahaya arus listrik dari instalasi yang terendam atau peralatan listrik yang masih terhubung.

Foto yang beredar memperlihatkan rumah-rumah yang terendam dan kondisi genangan yang meluas di pemukiman terdampak. Gambar tersebut menjadi ilustrasi dampak material yang dirasakan warga setempat, termasuk kerusakan pada properti dan gangguan aktivitas sehari-hari.

Masyarakat di daerah terdampak diimbau untuk mewaspadai bahaya listrik saat menghadapi banjir. Peralatan listrik yang masih tersambung dapat menjadi ancaman ketika terendam air, sehingga mematikan sumber listrik dan menghindari area berair yang diduga masih dialiri listrik merupakan tindakan penting untuk mengurangi risiko keselamatan.

Selain ancaman listrik, banjir luapan sungai ini membawa dampak sosial dan ekonomi bagi warga yang rumahnya terendam. Aktivitas sehari-hari terhenti, akses ke layanan dasar terganggu, dan kerusakan pada bangunan serta barang-barang rumah tangga berpotensi menambah beban bagi keluarga terdampak.

Peristiwa luapan ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana alam musiman, khususnya di wilayah yang rawan banjir. Pengelolaan sungai, sistem peringatan dini, serta kesadaran dan langkah cepat dari warga saat air mulai naik dapat berperan dalam mengurangi potensi kerugian dan korban jiwa.

Gambar: Banjir luapan air sungai yang menerjang seribuan rumah di sejumlah desa di Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, memperlihatkan skala genangan yang terjadi.

Informasi lebih lanjut mengenai kondisi terkini, upaya penanganan, dan jumlah korban serta kerusakan masih terus dikumpulkan. Pemeriksaan di lapangan dan klarifikasi resmi diperlukan untuk memberikan gambaran lengkap mengenai dampak kejadian ini.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gubernur: Beberapa Program Pusat Sudah Berjalan di Rejang Lebong

28 Februari 2026 - 17:30 WIB

ANTARA News

Pemprov Jatim Siapkan 17 Rute Bus dan Dua Rute Kapal untuk Program Mudik Gratis

28 Februari 2026 - 11:30 WIB

ANTARA News

Menteri Trenggono Salurkan Beras Program SPHP untuk Nelayan di Lombok Timur

28 Februari 2026 - 08:30 WIB

ANTARA News

AHY Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Transportasi untuk Mudik

27 Februari 2026 - 21:30 WIB

ANTARA News

Pemprov Jabar Pastikan Ruas Jalan Provinsi Bebas Lubang Saat Mudik Lebaran 2026

27 Februari 2026 - 20:30 WIB

ANTARA News
Trending di Nusantara